Peristiwa
PLM TPBIS Sulsel 2025: Sinergi Perpustakaan Desa Wujudkan Literasi Kuat, Sulsel Hebat
Zoom, 21 November 2025 — Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan bersama Perpustakaan Nasional RI menyelenggarakan Pertemuan Pembelajaran Sebaya atau Peer Learning Meeting (PLM) Replikasi Mandiri Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial (TPBIS) tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Kegiatan ini dilaksanakan secara daring melalui Zoom pada Jumat, 21 November 2025 mulai pukul 09.00 WITA hingga selesai.
Kegiatan PLM diikuti oleh 100 peserta yang berasal dari berbagai kabupaten/kota se-Sulawesi Selatan. Peserta yang hadir meliputi Pelatih Ahli TPBIS, PIC Kabupaten/Kota, Fasilitator Daerah, Relawan Literasi Masyarakat (Relima) Perpusnas RI, pengelola perpustakaan desa dan kelurahan, serta penerima manfaat Program TPBIS dari berbagai daerah. Turut hadir pula Tim Sinergi TPBIS yang selama ini mendampingi implementasi program di wilayah Sulawesi Selatan.
Acara dibuka oleh Dr. Muhammad Ichsan Mustari, MHM, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam sambutannya, beliau mengapresiasi pelaksanaan PLM sebagai wadah penting berbagi pengetahuan dan praktik baik antar pengelola perpustakaan.
“Ada hal yang penting yaitu ATM: Amati, Tiru, dan Modifikasi. Di sini hadir perpustakaan desa terbaik yang mewakili Sulawesi Selatan. Itu bisa dilihat praktik baiknya,” ujar Kadis DPK Sulsel.
“Harapannya, akan muncul inovasi penguatan TPBIS,” tambahnya.
PLM menghadirkan dua narasumber utama, yaitu:
-
Andi Darmawati, S.Pd., SD, Kepala Desa Bacu, Kabupaten Bone, yang berbagi pengalaman tentang penguatan peran perpustakaan desa dalam meningkatkan literasi masyarakat.
-
Andi Colly Poji, Pengelola Perpustakaan Macakka, Desa Tellulimpoe, Kecamatan Marioriawa, Kabupaten Soppeng, yang memaparkan praktik baik pengelolaan perpustakaan berbasis pemberdayaan masyarakat.
Kegiatan ini dipandu oleh H. Nazaruddin, S.Ag., M.Sos.I, Koordinator Pelatih Ahli TPBIS Provinsi Sulawesi Selatan, yang bertindak sebagai moderator.
Dengan mengusung semangat “Literasi Kuat, Sulsel Hebat”, PLM Replikasi Mandiri ini diharapkan menjadi ruang kolaborasi yang memperkuat implementasi Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial, serta memperluas dampak perpustakaan sebagai pusat pemberdayaan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di tingkat desa dan kelurahan.





