Peristiwa
Kado Istimewa di Penghujung Tahun 2024 : Sulsel Kembali Raih Prestasi Nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat Tertinggi di Indonesia
WARNASULSEL.com – Provinsi Sulawesi Selatan di penghujung tahun 2024 kembali mendapatkan kado Istimewa, Berdasarkan hasil kajian Perpustakaan Nasional Republik Indonesia, Sulawesi Selatan kembali mendapatkan prestasi sebagai Provinsi dengan Nilai Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) tertinggi di Indonesia Tahun 2024.
Informasi keberhasilan Sulawesi Selatan mempertahankan predikat nilai IPLM Tertinggi Nasional tersebut terungkap pada kegiatan Ekspose Hasil Kajian Perpustakaan Indonesia Tahun 2024 yang dilaksanakan secara daring oleh Perpustakaan Nasional RI, Senin (30/12/2024). Sebelumnya pada tahun 2023 Provinsi Sulawesi Selatan juga menduduki peringkat pertama Nasional dalam capaian IPLM dengan Nilai 86,74.
Pada Ekspose tersebut, dan dalam Laporan Akhir Kajian IPLM Tahun 2024, 5 Provinsi dengan nilai IPLM Kategori ”Tinggi” adalah Pertama, Sulawesi Selatan dengan nilai 88,24, disusul DI Yogyakatra pada urutan kedua dengan nilai 86,39, Kepulauan Bangka Belitung di urutan ketiga dengan nilai 84,59, Sumatera Barat pada urutan keempat dengan nilai 82,47 dan Kalimantan Selatan dengan nilai 81,16 di urutan kelima.
Dalam Ekspose dan Laporan Akhir Kajian IPLM Tahun 2024 tersebut juga dijelaskan bahwa Nilai IPLM merupakan angka yang mencerminkan pengukuran terhadap usaha yang dilaksanakan oleh pemerintah daerah dalam membina dan mengembangkan perpustakaan.
IPLM mengukur kelembagaan, dengan menggunakan data sekunder yang valid, data seluruh jenis perpustakaan dengan indikator 7 Unsur Pembangun Literasi Masyarakat (UPLM). Keberhasilan Sulsel mencapai IPLM tertinggi tidak lepas dari dukungan masyarakat dan sinergi dengan pemerintah kabupaten/kota, pihak sekolah dan perguruan tinggi.
Dari 7 usur UPLM tersebut, pencapaian keterlibatan masyarakat dalam sosialisasi perpustakaan mencapai 100 persen dari standar, begitu juga dengan Ketercukupan Tenaga Perpustakaan, pencapaian perpustakaan yang dibina sesuai Standar Nasional Perpustakaan (SNP), dan pencapaian jumlah anggota perpustakaan juga sebesar 100 persen dari standar, sedangkan pencapaian tingkat kunjungan masyarakat sebesar 87 persen dari standar, pencapaian koleksi perpustakaan sebesar 77 persen dari standar dan Pencapaian pemerataan layanan perpustakaan sebesar 54 persen dari standar.
Sementara itu untuk capaian nilai IPLM kabupaten/kota di Sulsel, terdapat 7 kabupaten/kota dengan nilai IPLM kategori ”Sangat Tinggi”, 6 kabupaten/kota dengan nilai kategori ”Tinggi” dan 11 kabupaten/kota dengan kategiri ”Sedang”.
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan Sijaya menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak baik dari pemerintah termasuk pemerintah kabupaten/kota, pihak sekolah dan perguruan tinggi, maupun masyarakat termasuk para pegiat literasi yang telah mendukung dan berkontribusi terhadap capaian IPLM ini.
Pihak DPK Sulsel juga bertekad pada tahun 2025 ini, akan bekerja lebih giat lagi, membangun sinergi yang kuat untuk mempertahankan bahkan meningkatkan capaian IPLM ini. Terutama capaian tingkat kunjungan masyarakat, ketercukupan koleksi dan pemerataaan layanan perpustakaan bisa mencapai 100 persen dari standar. Juga memaksimalkan pembinaan di kabupaten/kota melalui Klaster Pustakawan yang ada sehingga semua kabupaten/kota bisa mencapai nilai IPLM dengan kategori ”Tinggi” bahkan ”Sangat Tinggi”. (Humas DPK Sulsel)

