Badan Musyawarah Perbankan Daerah Sulsel Akan Bekerjasama dan Beri Bantuan untuk Pengembangan Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak DPK Sulsel

WARNASULSEL.com – Wakil Ketua Bidang Sosial dan Humas Badan Musyawarah Perbankan Daerah (BMPD) Sulawesi Selatan Andi Hudli Huduri bersama Sekretaris BPMD Sulsel Sani Eka Duta , mengunjungi Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Provinsi Sulawesi Selatan di Jl. Lanto Dg. Pasewang No. 1 Makasssar, Jum’at (19/02/2021).

Kedatangan Pengurus BPMD Sulsel di Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak yang digagas oleh Bunda Baca Sulawesi Selatan Hj. Lies F. Nurdin ini, diterima oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kerasipan (DPK) Sulsel yang diwakili Kepala UPT Layanan Perpustakaan  Abd. Hadi di dampingi Kepala Seksi Layanan Perpustakaan Umum dan Multimedia Hj. Feby Primajanti, Koordinator Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak Hamriati dan PIC Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Sulsel Nazaruddin.

Badan Musyawarah Perbankan Daerah

Kehadiran Andi Hudli Huduri yang saat ini menjabat Regional Manager Kawasan Timur Indonesia Bank Panin bersama Sani Eka Duta yang juga adalah Deputi Direktur Divisi Advisory Ekonomi dan Keuangan Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sulawesi Selatan di Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak yang pertama dan menjadi role model bagi daerah lain di Indonesia ini, menurut Feby Primajanti adalah untuk melihat langsung kondisi dan keberadaan Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak.

“Jadi beberapa hari lalu kami bermohon untuk melakukan audiensi ke Pengurus BPMD dalam rangka meminta dukungan dan bantuan untuk pengembangan Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak ini. Tetapi Alhamdulillah, rupanya mereka menginginkan untuk berkunjung langsung melihat kondisi yang ada di perpustakaan dan sekaligus menginventarisir sarana dan prasarana apa yang masih kurang dan dibutuhkan, yang mereka bisa bantukan. Jadi intinya mereka mau membantu untuk penambahan sarana dan prasarana di layanan perpustakaan ini tetapi harus sesuai kebutuhan,” jelas Feby.

“Selain untuk menginventarisir kekurangan dan kebutuhan sarana prasarana apa yang mereka bisa bantu, pengurus dari BPMD Sulsel ini juga banyak memberi masukan-masukan terkait pengelolaan dan kegiatan-kegiatan yang bisa diprogramkan, dikerjasamakan dan dikembangkan di Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak ini,” imbuh Hadi.

Setelah meninjau dan melihat langsung kondisi perpustakaan ini, Regional Manager KTI Bank Panin Andi Hudli Huduri menilai Layanan Perpustakaan ini sudah bagus, sisa memang perlu pembenahan-pembenahan dan penambahan sarana-sarana termasuk permainan out door.

Selain itu, sarana prasarana di ruang Laktasi juga perlu ditambah dan ditata dengan bagus. Kemudian perlu dibuat juga sebuah pojok atau area khusus bagi anakanak untuk menonton dan di sana bisa disiapkan LCD 50 inc.

Sementara itu Deputy Direktur BI, Sani Eka Duta menyarankan agar sarana dan prasarana yang ada termasuk alat permainan anak-anaknya harus yang bagus kualitasnya. Karena menurutnya ada banyak permainan anak-anak yang kualitasnya kurang bagus dan dampaknya bisa merusak kesehatan anak, itu antara lain bisa disebabkan karena pengaruh zat pewarnanya.

Sani juga menyarankan agar pengelola Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak ini bisa menjadwalkan mungkin sekali dalam sebulan, anak-anak di kumpul untuk diberi edukasi bagaimana cara memperlakukan uang, atau kegiatan edukasi terkait dengan literasi keuangan lainnya untuk ibu-ibu dan anak-anak.

“Jadi narasumbernya dari kami. Yang jelas kami siap untuk bekerjasama.  Mungkin juga nanti ibu-ibu bersama anak-anak dari perbankan bisa diarahkan secara bergiliran untuk datang berkunjung ke perpustakaan ini, dan melakukan berbagai kegiatan edukatif di sini,” ujar Eka sembari menegaskan sisa programnya yang harus dibuat dengan bagus.* (naz)

Leave a Reply