Daerah
Kecil kecil jago riset, KB/TKIT Nurul Fikri Makassar teliti kecambah
WARNASULSEL.com – Puluhan Murid KB/TKIT Nurul Fikri Makassar antusias mengikuti perkembangan pertumbuhan kecambah dari kacang hijau selama satu pekan, terhitung mulai 23-30 September 2019.
Berlangsung selama tujuh hari, kacang hijau yang berkecambah menarik perhatian mereka karena itu adalah riset pertama yang mereka lakukan.
Budaya Riset di SIT Nurul Fikri Makassar memang baru dimulai pada awal tahun ajaran baru dan juga ikut melibatkan murid KB/TKIT Nurul Fikri Makassar.
Siapa sangka, dengan riset sederhana itu, mereka bisa mengenal banyak hal. Termasuk meneliti proses pertumbuhan kecambah dari kacang hijau hingga menjadi tanaman tauge yang biasa mereka konsumsi di rumah atau di sekolah.
Berbekal bahan yaitu kapas, kacang hijau, air, dan gelas bening, ketika melihat kacang hijau mereka sudah tumbuh subur setelah beberapa hari dan memanjang di kelas masing-masing, mereka sangat senang sekali.
Baca juga: Dinkes Sulsel ajari murid KB/TKIT Nurul Fikri Makassar sikat gigi dan cuci tangan yang baik
Selanjutnya, murid yang rata-rata usianya lima sampai enam tahun tersebut membuat hasil laporan mereka melalui gambar dibantu oleh guru mereka masing-masing untuk memberi keterangan pada gambar sesuai dengan apa yang mereka katakan.
Ketika mereka ditanya bagaimana perasaannya, mereka dengan lugunya menjawab, “Senang sekali, Ustadzah,” ujarnya sambil tersenyum malu.
Percobaan riset ini bertujuan untuk memperkenalkan kepada murid tentang riset sederhana dan juga untuk meningkatkan rasa ingin tahu mereka melalui penelitian terhadap sesuatu hal.
Baca juga: Sambut tahun ajaran baru, SIT Nurul Fikri gelar pelantikan pejabat struktural dan rapat kerja
Kepala KB/TKIT Nurul Fikri Makassar mengapresiasi kegiatan ini dan memberikan peluang besar kepada para wali kelas murid untuk lebih meningkatkan proses kegiatan riset ini.
“Mereka memang masih cukup kecil. Tetapi justru, di usia mereka saat ini adalah usia yang sangat baik membentuk pemahaman mereka tentang hal-hal yang terjadi di sekitar kita. Alhamdulillah, mereka senang,” ujarnya saat kegiatan berlangsung paginya.
Selanjutnya, hasil riset mereka akan kembali dikembangkan pada kegiatan EXPO SIT Nurul Fikri Makassar pada Desember mendatang. (*)


