PKM Biologi UNM gelar pelatihan penulisan artikel ilmiah di Enrekang

Pkm Biologi UNM

 

 

WARNASULSEL.com – Guru adalah pendidik profesional dengan tugas utama mendidik, mengajar, membimbing, mengarahkan, melatih, menilai, dan mengevaluasi peserta didik.

 

Oleh karena itu, peranan guru ‎dalam memajukan pendidikan dan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas ‎sangat penting dan strategi.

 

Mengingat pentingnya peranan guru dalam memajukan pendidikan ‎nasional dan menyiapkan sumber daya manusia yang berkualitas, guru yang berkualitas di masa ‎sekarang dan di masa yang akan datang mutlak diperlukan.

 

Untuk itu, seorang guru harus ‎senantiasa melakukan pengembangan profesi. Pengembangan keprofesian berkelanjutan meliputi ‎sub unsur pengembangan diri, publikasi ilmiah, dan karya inovatif.

 

Publikasi ilmiah dapat ‎meliputi publikasi ilmiah atas hasil penelitian atau gagasan inovatif pada bidang pendidikan ‎formal dan publikasi buku teks pelajaran.

 

Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa guru-guru harus ‎melakukan pengembangan diri.

 

Salah satu pengembangan diri yang dapat dilakukan oleh guru adalah membuat karya ilmiah yang dipublikasikan dalam jurnal ilmiah. ‎

 

Program Kemitraan Masyarakat (PKM) Terpadu Dosen Jurusan Biologi Fakultas ‎Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar (UNM) telah terlaksana ‎di Kabupaten Enrekang.

 

 

Baca juga: Lewat PKM, mahasiswa UNM ini libatkan kelompok Ibu di Gowa kurangi sampah organik

 

 

Salah satu kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah PKM ‎Pelatihan Penulisan Artikel Ilmiah bagi Guru-Guru di Kabupaten Enrekang diketuai oleh Dr. ‎Arsad Bahri, S. Pd., M. Pd dan Dr. Sultan, S.Pd, M.Pd sebagai anggota.

 

 

Kegiatan ini terlaksana ‎pada 20–21 Juli 2019 di SMP Negeri 1 Enrekang. ‎

 

Pembukaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terpadu jurusan Biologi FMIPA UNM di Kabupaten Enrekang

Pembukaan kegiatan pengabdian kepada masyarakat terpadu jurusan Biologi FMIPA UNM di Kabupaten Enrekang

 

Ketua Tim, Arsad Bahri menuturkan bahwa dengan melakukan publikasi, guru-guru ‎dapat menyebarluaskan hasil-hasil penelitian dan gagasannya kepada masyarakat.

 

 

“Sehingga masyarakat dapat mengimplementasikan hasil-hasil penelitian atau gagasan ‎kritis tersebut untuk meningkatkan kualitas pendidikan di negara kita,” ujarnya.

 

 

Selain itu, hasil-hasil ‎penelitian yang dipublikasikan ini juga dapat dimanfaatkan oleh semua pemangku ‎kepentingan, termasuk dinas pendidikan dan perguruan tinggi dalam rangka meningkatkan ‎kualitas pendidikan.

 

 

“Kegiatan ini penting untuk mengatasi masalah yang sering dihadapi ‎para guru yang kesulitan mempublikasikan hasil penelitiannya sebagai salah satu ‎persyarakatan kenaikan pangkat,” tuturnya.

 

 

Baca juga: Kisah TIM PKM-M UNM di balik buku karya narapidana wanita rutan kelas 1 Makassar bertajuk suara perempuan: cerita dari balik jeruji

 

 

Perwakilan peserta menunjukkan sertifikat kegiatan

Perwakilan peserta menunjukkan sertifikat kegiatan

 

Hasil dari program ini adalah para guru yang ‎menjadi peserta pelatihan merasa bahwa mereka sudah mulai memiliki gambaran tentang ‎bagaimana menulis sebuah artikel ilmiah.

 

 

Keberlanjutan dari kegiatan ini adalah pendampingan ‎para guru peserta pelatihan untuk menghasilkan sebuah artikel yang akan dikirim ke jurnal.‎ (rilis/mgp)

 

 

Leave a Reply