Akbar Zainuddin, penulis buku best seller Manjadda Wajada beri seminar di SMPIT-SMAIT Nurul Fikri Makassar

WARNASULSEL.com – Berkesempatan mengisi seminar di SMPIT-SMAIT Nurul Fikri Makassar pada Kamis (24/10/2019), Akbar Zainuddin penulis buku Best Seller “Manjadda Wajada” hadir memberikan motivasi kepada seluruh murid yang berjumlah 231 orang.

Ruang Aula Mini Kampus STIE AMKOP Makassar menjadi padat sebab juga ikut melibatkan puluhan guru.

Baca juga: LDC SIT Nurul Fikri Makassar bekali life skill untuk ABK

Seluruh peserta terlihat antusias mendengar materi dari penulis buku “Manjadda Wajada” tersebut.

Buku “Manjadda Wajada” sendiri sudah best seller sejak tahun 2010 hingga saat ini.

Akbar, pria kelahiran 7 Februari 1973 ini merupakan alumni pesantren Gontor.

Dari sanalah bermula karya-karyanya lahir. Seluruh mimpi-mimpinya dituangkan dalam bentuk tulisan.

Akbar, Penulis Buku Manjadda Wajada beri motivasi kepada Murid SMPIT SMAIT Nurul Fikri Makassar (Kamis, 24/10/2019)

“Sekarang, saya sudah menikmati yang saya tulis. Di buku Manjadda Wajada saya menuliskan semua impian saya. Saat ini, hampir seluruh Indonesia telah saya kunjungi,” ujarnya di hadapan peserta.

Ia juga menceritakan bahwa hingga saat ini, sudah 13 judul buku berhasil ditulis dan selalu menghadirkan antusias pembaca untuk membeli dan membaca karyanya.

“Manjadda Wajada bahkan sudah terjual lima belas ribu eksemplar hingga saat ini,” terangnya lalu disambut tepuk tangan peserta.

Baca juga: 3 langkah mudah menerbitkan buku dijamin sukses

Murid SMPIT/SMAIT Nurul Fikri Makassar sejatinya adalah juga seorang santri yang juga tinggal di pesantren. Jadi, mereka punya peluang besar untuk bisa menjadi seperti Akbar.

“Jika saya bisa, mengapa kalian tidak?” ajaknya menyemangati.

Hadir dalam seminar tersebut Ustadz Rasyidin Adnan selaku Direktur Tarbawi dan Umum SIT Nurul Fikri Makassar.

Ustadz Rasyidin berpesan bahwa seluruh murid adalah calon pemimpin masa depan.

“Dari kalian pulalah akan lahir pemimpin yang akan menciptakan peradaban Islam di masa yang akan datang,” katanya.

“Saat ini, suka duka menjadi santri tengah kalian jalani. Tetapi justru itulah yang juga tengah mengasah diri kalian untuk mempersiapkan diri menjadi penentu masa depan Indonesia, masa depan ummat Islam,” harapnya kepada seluruh murid yang ikut khidmat mendengarkan.

Baca juga: Nasihat Arafat Nur untuk penulis pemula

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman murid bahwa mereka adalah kader harapan ummat yang seharusnya memiliki impian-impian besar untuk masa depan.(*)

Inayah Natsir

Kontributor di warnasulsel.com, Guru di SDIT Nurul Fikri Makassar

Recent Posts

  • Daerah
  • Peristiwa

FLP ranting UINAM gelar pelantikan, upgrading dan raker periode 2019-2020

  WARNASULSEL.com - Sebagai agenda lanjutan dari Musyawarah Ranting pada 20 Oktober 2019 lalu, Forum Lingkar Pena melaksanakan Pelantikan, Upgrading…

7 days ago
  • Daerah
  • Peristiwa

M Galang Pratama beri motivasi literasi di SD Kompleks Borong

  WARNASULSEL.com - Khusus untuk SD Negeri Borong, anak-anak diajak melakukan field trip ke beberapa tempat.     Setiap kelompok…

1 week ago
  • Daerah
  • Peristiwa

Tagana masuk sekolah di SD Kompleks Borong

    WARNASULSEL.com - Pagi itu, Kamis, 7 November 2019 ratusan anak dari SDN Borong dan SD Inpres Borong berkumpul…

1 week ago
  • Daerah
  • Peristiwa

Pertemuan perdana Fokasi IT Pelajar Makassar

      WARNASULSEL.com - Forum Komunikasi IT atau Fokasi Pelajar Makassar menggelar pertemuan perdananya, Sabtu (2/11/2019).   Kegiatan yang…

2 weeks ago
  • Peristiwa

Lomba debat ilmiah meriahkan selebrasi bulan bahasa SMAIT Nurul Fikri Makassar

    WARNASULSEL.com - Literasi Sains dikenal sebagai jenis literasi dasar yang menghadirkan banyak informasi kepada pembaca atau pendengar.  …

2 weeks ago
  • Cawah
  • Uncategorized

Street quotes ini bisa bikin kamu seketika merenung

WARNASULSEL.com-  Dikutip dari laman FB Haru D. Fold, beberapa street quotes ini bisa membuat kita sejenak merenung. Terutama banyak dari…

2 weeks ago