Peristiwa
Guru UPTD SDN 136 Barru Ikuti Pelatihan Hands-On Activity Berbasis AI
WARNASULSEL.com – Barru, 24 Juli 2025 – Sebanyak 10 guru dari UPTD SDN 136 Barru mengikuti pelatihan bertema “Pelatihan Pembuatan Hands-On Activity Berbasis Artificial Intelligence (AI)” yang diadakan oleh tim pengabdian Universitas Negeri Makassar (UNM).
Kegiatan ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan kemampuan guru dalam merancang aktivitas pembelajaran berbasis eksplorasi yang memadukan teknologi digital dengan pendekatan pedagogis yang tepat.
Pelatihan ini dipilih berdasarkan hasil analisis kebutuhan mitra yang menunjukkan bahwa mayoritas guru masih belum familiar dengan pemanfaatan platform AI seperti ChatGPT, Canva AI, dan Augmented Reality. Minimnya pelatihan yang mengajarkan integrasi AI dengan model Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) dan pendekatan Concrete–Pictorial–Abstract (CPA) menjadi salah satu alasan utama kegiatan ini digagas. Melalui pelatihan ini, tim berharap dapat menjembatani kesenjangan tersebut dan membantu guru mengintegrasikan teknologi ke dalam pembelajaran secara efektif.
Kegiatan diawali dengan tahap sosialisasi berupa koordinasi dengan kepala sekolah dan guru untuk menjelaskan tujuan, manfaat, dan teknis pelaksanaan program.
Tim pengabdi juga mendistribusikan kuesioner awal untuk mengukur pemahaman guru terhadap AI, CPA, dan TPACK, sehingga materi pelatihan bisa disesuaikan dengan kebutuhan peserta. Antusiasme guru terlihat dari kehadiran penuh dan keterlibatan aktif mereka dalam setiap sesi.
Tahap pelatihan dibagi menjadi dua sesi utama. Sesi pertama berfokus pada pengenalan teori, yakni konsep CPA untuk pembelajaran konkret di sekolah dasar serta model TPACK sebagai kerangka integrasi teknologi, pedagogi, dan konten.
Selain itu peserta diperkenalkan dengan berbagai platform AI yang dapat menunjang pembuatan hands-on activity. Pada sesi kedua, para guru mempraktikkan penggunaan ChatGPT untuk menyusun skenario pembelajaran, Canva AI untuk mendesain lembar aktivitas yang menarik, serta platform Augmented Reality guna menciptakan simulasi interaktif.
Usai sesi teori dan praktik, peserta memasuki tahap penerapan teknologi. Guru diminta mengembangkan hands-on activity berbasis AI sesuai mata pelajaran yang mereka ajar. Mereka kemudian mempresentasikan rancangan tersebut dan melakukan simulasi di hadapan peserta lain. Aktivitas ini memungkinkan peserta memberi masukan dan saling belajar dari pengalaman rekan-rekan mereka.
Setelah penerapan, tim pengabdi melaksanakan pendampingan dan evaluasi. Kunjungan ke kelas dilakukan untuk melihat penerapan aktivitas yang telah dibuat serta mengidentifikasi tantangan yang dihadapi guru. Evaluasi juga dilakukan melalui wawancara dan survei untuk mengetahui sejauh mana pelatihan meningkatkan pemahaman mereka tentang integrasi AI dalam pembelajaran.
Hasilnya menunjukkan peningkatan signifikan dalam keterampilan guru dalam memanfaatkan teknologi, serta keberanian mereka untuk mencoba inovasi baru di kelas.
Para peserta menilai pelatihan ini sangat bermanfaat. Salah seorang guru kelas menyampaikan bahwa pelatihan ini membuka wawasan baru mengenai penggunaan AI dalam pembelajaran.
“Selama ini kami hanya menggunakan media sederhana, tetapi sekarang kami bisa membuat aktivitas yang lebih menarik dengan bantuan ChatGPT dan Canva AI,” ujarnya.
Komentar serupa disampaikan peserta lain yang merasa lebih percaya diri untuk menggabungkan teknologi dengan metode pembelajaran konkret.
Ketua tim pengabdi, Muhammad Asrul Sultan, M.Pd., menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya memberikan keterampilan teknis, tetapi juga mengubah cara pandang guru terhadap pemanfaatan teknologi.
“Kami ingin guru tidak lagi memandang teknologi sebagai alat terpisah, tetapi sebagai bagian integral dari strategi pembelajaran. Harapannya, program ini dapat menjadi model pengembangan profesional guru berbasis kebutuhan nyata di sekolah,” katanya.
Kegiatan yang didanai oleh PNBP Fakultas Ilmu Pendidikan UNM tahun 2025 ini juga membuka peluang untuk kolaborasi berkelanjutan. Tim pengabdi bersama pihak sekolah berencana membentuk komunitas belajar daring bagi para guru agar dapat terus berbagi praktik baik dan inovasi pembelajaran berbasis AI.
Dengan demikian, pelatihan ini tidak hanya berakhir pada satu kegiatan, tetapi menjadi awal dari transformasi digital yang berkesinambungan di UPTD SDN 136 Barru.(*)

