Sastra
[Cerpen] Ainun Jariah; Kisah Kita Terbatas
NAMAKU AINIY. Lengkapnya Zahratul Ainiy. Aku mahasiswi baru di Universitas Islam Negeri Makassar. Aku lulus di Fakultas Tarbiyah dan Keguruan, Jurusan Pendidikan Biologi. Aku sangat bersyukur saat dinyatakan lulus di jurusan ini. Jurusan yang aku impikan dari dulu.
“Alhamdulillah benar pesan ustaz Rasyid. Allah itu maha pemberi rezeki dan telah mengatur semua rezeki hambanya, selanjutnya tergantung kita mau menjemputnya atau tidak. Menjemputnya tentu saja dengan berusaha. Semut saja Allah perhatikan apalagi kita, lihat tuh semut di atas batu itu, dia mendapatkan rezeki karena dia berusaha mencari,” Fahimah menunjuk semut-semut yang berjejer membawa makanan di atas sebuah batu besar di sampingku.
Aku bersyukur Allah mengirimkan sahabat sebaik Fahimah kepadaku. Gadis cantik dan soleha. Anak dari salah seorang petinggi di pesantren. Anak ustaz Rasyid. Meskipun begitu dia tidak pernah sombong. Bukan hanya Fahimah, Ummi Aisyah dan uztaz Rasyid, orang tua Fahimah juga tak kalah baiknya. Dari kecil mereka membesarkan aku dengan sangat baik.


Pingback: Passampo Siri'