Connect with us

Peristiwa

Tim Juri Gunakan Layanan Motor Perpustakaan Keliling Karampa’ Baca untuk Mengecek Keberadaan Koleksi di Bola Baca dan Rumah Pintar Perpustakaan Mabbaca WTB Kelurahan Bacukiki Parepare

Published

on

Spread the love

Setelah melakukan penilaian di Kabupaten Jeneponto dan Bantaeng, Senin (21/6/2021) dan penilaian di Kanupaten Bone dan Soppeng, Rabu (23/62021). Tim Juri Lomba Perpustakaan Umum Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan, pada Kamis (24/6/2021), kembali melanjutkan penilaian Lapangan di Perpustakaan Mabbaca WTB (Mari Budayakan Membaca Watang Bacukiki), Kelurahan Watang Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

Usai dijemput dengan prosesi tarian adat Padduppa dan diterima secara resmi oleh Walikota Parepare yang diwakili Kepala Dinas Perpustakaan Jumadi, S.E, MM di dampingi Camat Bacukiki Saharuddin, S.Sos dan Lurah Watang Bacukiki Supardi, tiga orang tim juri masing-masing Hj. Nurlaila Arief, S.H., M.IP dari Perpustakaan UNHAS, Ir. Lubis L, M.T dari Dinas Komunikasi Imformatika, Statistik dan Persandian Prov. Sulsel dan Mukhlis, S.E., M.M dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov. Sulsel langsung melakukan penilaian untuk mencocokkan antara instrumen yang telah diisi sebelumnya dengan kenyataan yang ada di lapangan.

Penilaian tidak hanya difokuskan di Gedung Layanan Perpustakaan yang berada di sisi kanan Kantor Kelurahan, tetapi juga pada tiga unit layanan yang berada di luar gedung, masing-masing Layanan Pojok Baca Dipobun (Di bawah Pohon Bunne) yang berada di samping kiri Kantor Kelurahan, Layanan Bola baca yang berjarak sekitar 400 meter dari Kantor Kelurahan dan Layanan Rumah Pintar Perpustakaan Mabbaca WTB yang berjarak sekitar dua kilometer dari Kantor Kelurahan.

Bahkan tim Juri Hj. Nurlaila Arief menantang para pengelola perpustakaan Mabbaca WTB untuk mengecek keberadaan koleksi di Layanan Bola Baca dan Layanan Rumah Pintar dengan berjalan kaki. Dan pengelola perpustakaan inipun mengiyakan. Akhirnya Tim Juri bersama Pengelola Perpustakaan mengunjungi Layanan Bola Baca.

Dari Layanan Bola Baca, Tim Juri Laila Arif di dampingi Ketua Ibu TP PKK Kelurahan dan pengelola perpustakaan melanjutkan perjalanan ke Lokasi Layanan Rumah Pintar dengan menggunakan Karampa’ Baca, Motor Viar yang dimodifikasi menjadi unit layanan perpustakaan keliling. Sementara Lurah Watang Bacukiki Supardi, Babinsa Kelurahan Watang Bacukiki Pelda Arnol, Babbimkamtibmas Aiptu Abdul Kadir dan Kepala Bidang Pengolahan, Pelayanan dan Pelestarian Bahan Pustaka Dinas Perpustakaan Kota Parepare Muhammad Rasdy Gery Runtu, S.IP, M.Si juga menuju lokasi Layanan Rumah Pintar tersebut dengan menggunakan sepeda motor.

Perjalanan kembali dari Layanan Rumah Pintar ke Perpustakaan Induk juga dilakukan oleh Tim Juri bersama Panitia Provinsi dan Pengelola Perpustakaan setempat dengan menggunakan Karampa’ Baca. Layanan karampa baca ini menurut Lurah Watang Bacukiki Supardi melayani warga dua kali dalam sepekan di semua wilayah Kelurahan Watang Bacukiki.

Sebelumnya juga, dalam sambutannya pada acara penerimaan Tim Juri dan rombongan, Lurah Supardi juga mengungkapkan bahwa dukungan dan peran serta masyarakat dalam mengembangkan minat baca di wilayah Kelurahan Bacukiki ini cukup besar, hal itu dibuktikan dengan tingginya kesadaran dan apresiasi dari masyarakat dalam mendukung keberadaan perpustakaan ini, mereka memanfaatkan layanan perpustakaan yang ada dengan membaca buku untuk meningkatkan pengetahuannya.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan Kota Parepare Jumadi dalam sambutannya, menegaskan bahwa keberadaan dan pembinaan perpustakaan yang ada di kelurahan ini merupakan implementasi dari visi misi dari Kota Pare, terutama dalam rangka terciptanya SDM yang berkarakter. Bahkan peran dari perpustakaan ini diarahkan untuk bisa menjadi pusat kegiatan masyarakat, dengan melakukan berbagai pelatihan keterampilan yang hasil produksinya juga dipajang pada saat penilaian tersebut. Dan menurutnya ini sejalan dengan paradigma baru, perpustakaan berbasis inklusi sosial yang unjung-ujungnya keberadaan perpustakaan diharapkan dapat mensejahterakan masyarakat.

Tim Juri yang diwakili Mukhlis S.E., M.M dalam sambutannya menegaskan bahwa kegiatan Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan ini bukanlah suatu tujuan, tetapi merupakan sebuah upaya untuk membangkitkan motivasi bagaimana membangun perpustakaan yang dapat bermanfaat bagi masyarakat dan bisa menjadi sumber referensi pengetahuan yang dapat diaplikasikan dalam masyarakat.

Kepala Bidang Pembangunan, Sumber Daya Alam dan Usaha Ekonomi Desa Dinas PMD Provinsi Sulsel ini  juga menegaskan bahwa, Kota Parepare ini merupakan sebuah kota yang dirahmati oleh Allah SWT dengan segala kelebihan potensi Sumber Daya Manusia dan Sumber Daya Alamnya, termasuk letaknya yang sangat strategis, memudahkan akses ke mana-mana dan menjadikan Parepare ini sebagai Kota Jasa dan Perdagangan.

Kondisi tersebut harus didukung dengan memajukan gerakan literasi melalui penguatan peran perpustakaan untuk menciptakan generasi yang unggul di masa yang akan datang. Apalagi dari Kota Parepare ini telah lahir banyak tokoh-tokoh yang hebat dan cukup dibanggakan di Sulsel, dan itu bisa menjadi sumber motivasi dan inspirasi bagi pengembangan gerakan literasi kita. * (naz)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *