Peringati HKN ke-48, DPK Sulsel gelar porseni undang Kadis DPK se-Indonesia

WARNASULSEL.com – Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali diberi kepercayaan untuk menjadi tuan rumah pelaksanaan Hari Kearsipan Nasional (HKN) ke-48 Tahun 2019.

Puncak pelaksanaan kegiatan ini akan berlangsung pada tanggal 25-28 April 2019 di Hotel The Rinra Makassar.

Acara ini akan dihadiri Kepala Dinas dan jajaran Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) dari seluruh Provinsi di Indonesia.

Guna menyemarakkan pelaksanaan HKN ke-48 yang mengusung tema “Arsip Merajut Keberagaman” ini, DPK Sulsel menggelar kegiatan Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) yang diikuti peserta dari DPK Provinsi dan Kabupaten/Kota se Sulsel, berlangsung selama 3 hari, 22 sampai 24 April 2019.

Kegiatan Porseni ini dibuka Plt Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Moh. Hasan, SH., MH, Senin (22/4) dalam suatu upacara yang berlangsung di halaman Kantor Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Jalan Perintis Kemerdekaan Tamalanrea Makassar, yang turut dihadiri para Kepala DPK Kabupaten/ kota dan pejabat eselon III dan IV lingkup DPK Sulsel.

Baca juga: English camp SDIT Nurul Fikri ajak murid belajar bahasa Inggris dengan menyenangkan

Kepala Bidang Pembinaan Kearsipan Drs. Yulianto, MM selaku ketua panitia pelaksana dalam laporannya pada upacara pembukaan porseni ini menegaskan bahwa pelaksanaan porseni ini merupakan suatu bentuk apresiasi terhadap peringatan HKN ke-48, dengan harapan kegiatan ini dapat merajut keberagaman dan menanamkan kecintaan terhadap NKRI.

“Dalam kegiatan porseni ini kami mengadakan beberapa pertandingan/perlombaan sebagai wadah untuk mempererat rasa persaudaraan di antara insan dan pemerhati kearsipan, dan lebih jauh lagi kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan kecintaan kita terhadap arsip,” jelasnya, sembari menambahkan perlombaan/pertandingan dimaksud.

Di antaranya adalah Sepak Takraw, Volley Putra dan Putri serta Paduan Suara.



Sementara itu, Kepala DPK Sulsel Moh Hasan dalam sambutannya sesaat sebelum membuka kegiatan ini mengatakan, Porseni yang kita laksanakan ini merupakan bahagian dari upaya membangun semangat kerja kita, membangun semangat kebersamaan kita.

“Kalau ikatan emosional kita ini sudah terbangun, tidak ada yang bisa merusak kita, tidak ada yang bisa mengorek-orek kita, tidak ada yang bisa memecah belah kita. Karena apa, hati kita kuat, hati kita selalu satu, kita selalu bersama-sama,” tegasnya.

Porseni ini juga menurutnya, adalah bahagian dari upaya untuk membangun mental kita, supaya kita semangat, supaya kita kuat, dan yang terpenting adalah supaya kita sehat.

“Karena hanya orang sehatlah yang bisa bekerja baik dan menghasilkan pekerjaan itu dengan baik,” kuncinya.(*)

Laporan Jurnalis Warga : Nazaruddin A Sadda

Leave a Reply