Connect with us

Peristiwa

Mahasiswa KKNT Unhas Gelombang 116 Ciptakan PRESGO (Press for Green Organization) untuk Dukung Pengelolaan Sampah Organik dan Pertanian Berkelanjutan di Kelurahan Sudiang

Published

on

Spread the love

WARNASULSEL.com – Jumat, 14 Agustus 2026, di Kantor Kelurahan Sudiang, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar, dilaksanakan kegiatan Pelatihan Pembuatan dan Penggunaan PRESGO (Press for Green Organization).

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian program kerja mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Universitas Hasanuddin Gelombang 116 yang berfokus pada Zero Waste.

Inisiatif kegiatan ini berasal dari Aditama Arsil, mahasiswa Fakultas Teknik, Program Studi Teknik Industri Universitas Hasanuddin.

Pelatihan ini menjadi bentuk nyata kontribusi mahasiswa KKNT dalam memperkenalkan teknologi sederhana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengolah bahan organik menjadi produk yang lebih padat, praktis, dan bernilai guna.

Adapun peserta kegiatan meliputi perangkat kelurahan, masyarakat kelurahaan sudiang, komunitas peduli lingkungan, serta pemuda Kelurahan Sudiang yang mengikuti kegiatan dengan antusias.

Acara diawali dengan sambutan Lurah Sudiang yang menyampaikan apresiasi dan dukungan terhadap pelaksanaan program ini. Dalam sambutannya, beliau menekankan pentingnya inovasi teknologi sederhana yang dapat diterapkan langsung oleh masyarakat sebagai upaya mendukung pengelolaan sampah organik dan peningkatan produktivitas lingkungan.

Selanjutnya, pemateri memaparkan materi mengenai konsep dasar, fungsi, dan manfaat PRESGO (Press for Green Organization), yaitu alat pengepres berbahan kayu yang dirancang untuk membantu proses pemadatan bahan organik sehingga lebih efisien dalam pengolahan, penyimpanan, maupun pemanfaatannya sebagai bagian dari kegiatan pertanian dan lingkungan.

Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan demonstrasi dan praktik penggunaan alat PRESGO. Para peserta diberikan kesempatan untuk mencoba secara langsung cara kerja alat, mulai dari proses pemasukan bahan organik, mekanisme pengepresan, hingga hasil akhir yang diperoleh.

Selain itu, peserta juga mendapatkan penjelasan mengenai teknik perawatan alat, keunggulan desain yang sederhana namun kokoh, serta strategi penerapannya dalam kegiatan rumah tangga, kelompok tani, dan komunitas lingkungan.

Suasana pelatihan berlangsung aktif dan interaktif dengan berbagai pertanyaan serta diskusi mengenai potensi pengembangan alat di masa mendatang.

Melalui pelatihan ini, masyarakat Kelurahan Sudiang diharapkan mampu memahami, membuat, serta memanfaatkan PRESGO (Press for Green Organization) secara mandiri sebagai solusi sederhana dalam mendukung pengelolaan sampah organik, efisiensi pengolahan bahan, dan penerapan prinsip pertanian berkelanjutan.

Inovasi ini diharapkan dapat mendorong terbentuknya budaya pengelolaan lingkungan yang lebih baik, meningkatkan efisiensi kegiatan masyarakat, serta memperkuat kesadaran akan pentingnya teknologi tepat guna yang ramah lingkungan.

Demikian berita acara ini disusun untuk dipergunakan sebagaimana mestinya.(*Rilis)