Connect with us

Peristiwa

Mahasiswa KKN UNHAS Pasang Empat Unit Trash Barrier untuk Mengendalikan Sampah di Kelurahan Tamalanrea Jaya

Published

on

Spread the love

Makassar, 9 Agustus 2026 — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (UNHAS) melaksanakan pemasangan empat unit trash barrier di wilayah Kelurahan Tamalanrea Jaya sebagai upaya pengendalian sampah yang terbawa oleh aliran air. Kegiatan ini dilakukan dengan memanfaatkan sistem penghalang sampah pada jalur aliran untuk menahan sampah sebelum terbawa lebih jauh ke bagian hilir.

Trash barrier merupakan perangkat pengendali sampah yang ditempatkan melintang atau mengikuti arah aliran air pada titik yang telah ditentukan.

Sistem tersebut bekerja dengan cara menahan sampah berukuran tertentu yang terbawa arus, sementara aliran air tetap dapat melewati celah atau bagian bawah penghalang. Sampah yang tertahan selanjutnya dapat dikumpulkan dan diangkat secara berkala sehingga tidak menumpuk dan menghambat aliran.

Dalam pelaksanaannya, mahasiswa KKN UNHAS memasang sebanyak empat unit trash barrier pada lokasi yang disesuaikan dengan kondisi aliran air dan potensi akumulasi sampah. Penentuan titik pemasangan mempertimbangkan jalur aliran, arah pergerakan sampah, serta kemudahan akses untuk melakukan pemantauan dan pengangkutan sampah yang telah terkumpul.

Tahapan kegiatan meliputi identifikasi titik pemasangan, persiapan material dan peralatan, pemasangan konstruksi trash barrier, penguatan pada titik penahan, serta pengecekan kestabilan perangkat.

Setelah pemasangan, setiap unit juga perlu dilakukan pemantauan secara berkala, terutama setelah terjadi hujan atau peningkatan debit aliran, untuk memastikan trash barrier tetap berada pada posisi yang ditentukan dan dapat berfungsi secara optimal.

Pemasangan empat unit trash barrier ini diharapkan dapat membantu mengurangi jumlah sampah yang terbawa aliran air di wilayah Kelurahan Tamalanrea Jaya.

Selain berfungsi sebagai sarana pengendalian sampah, keberadaan trash barrier juga dapat mempermudah proses pengumpulan, pemantauan, dan pengangkutan sampah karena sampah yang terbawa aliran terkonsentrasi pada titik tertentu.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNHAS tidak hanya melakukan pemasangan fasilitas fisik, tetapi juga mendorong adanya sistem pengelolaan sampah berbasis pemantauan lingkungan.

Keberlanjutan fungsi trash barrier sangat bergantung pada pemeliharaan, pembersihan sampah yang tertahan, serta keterlibatan masyarakat dalam menjaga kebersihan saluran dan lingkungan sekitar.

Kegiatan pemasangan empat unit trash barrier di Kelurahan Tamalanrea Jaya menjadi salah satu bentuk kontribusi mahasiswa KKN UNHAS dalam memberikan solusi teknis terhadap permasalahan sampah di lingkungan masyarakat, sekaligus mendukung terciptanya sistem pengelolaan lingkungan yang lebih efektif dan berkelanjutan.