Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel bersama anggota komisi E DPRD Sulsel serahkan bantuan buku, rak buku dan komputer kepada Perpustakaan Desa/Kelurahan dan Perpustakaan Komunitas di wilayah Tana Luwu

WARNASULSEL.com – Dalam rangka mendorong peningkatan minta baca masyarakat dan mencerdaskan anak bangsa dari desa, maka Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan bersama mintra kerjanya dari Komisi E DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, kembali menyerakan bantuan hibah kepada sejumlah perpustakaan desa/kelurahan dan perpustakaan komunitas di Kota Palopo, Kabupaten Luwu, Kabupaten Luwu Utara dan Kabupaten Luwu Timur dengan stimulan bantuan yang diberikan berupa 150 eksemplar buku siap layan, I buah rak buku dan 2 unit komputer untuk masing-masing titik perpustakaan penerima manfaat.

Baca juga: Gubernur bersama Bunda Baca Sulsel dan Konsuler Jepang tinjau layanan Perpustakaan Ibu dan Anak DPK Sulsel

Acara penyerahan bantuan ini dipusatkan di Kantor Dinas Perpustakaan Kota Palopo, Kamis (17/12/2020) dihadiri Walikota Palopo yang diwakili Sekretaris Daerah Drs. Firmanza DP, S.H., M.Si di dampingi Asisten III dr. H.M. Ishaq Iskandar, M.Kes, Anggota Komisi E DPRD Sulsel dari dapil Luwu raya Wahyuddin M. Nur, S.H., M.H, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel, diwakili Kepala Seksi Pembinaan Perpustakaan Nilma, S.Sos., M.M, Kepala Dinas Perpustakaan Kota Palopo Asmiati, S.Sos dan PIC Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Provinisi Sulawesi Selatan Nazaruddin A. Sadda S.Ag., M.Sos.I.

dpk sulsel

Dalam sambutannya pada acara tersebut Walikota Palopo melalui sekretaris daerah sekaligus mewakili pemerintah daerah di wilayah Tana Luwu memberi apresiasi dan menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam hal ini Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinis Sulawesi Selatan dan juga berterima kasih kepada anggota DPRD Provinsi khususnya dari Komisi E yang bisa mendatangkan bantuan kepada pemerintah dan masyarakat di Tana Luwu untuk kegiatan yang berkaitan dengan perpustakaan yang bertujuan untuk mencerdaskan masyarakat.

“Pemberian bantuan ini tentunya tidak berhenti sampai di sini saja, ini merupakan langkah awal, kita berharap ke depan akan banyak lagi mengalir bantuan-bantuan untuk masyarakat di Luwu raya ini,”

Kepada Lurah dan kepala desa serta masyarakat penerima manfaat, Walikota berharap bantuan ini dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dalam rangka mencerdaskan kehidupan masyarakat khususnya ada di wilayah kerjanya masing-masing, sebab menurutnya bantuan ini bukanlah sesuatu hal yang didapatkan secara cuma-cuma, ini adalah uang rakyat juga yang harus dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya.

dpk sulsel

Harapan senada juga disampaikan Anggota Komisi E DPRD Sulsel dari dapil Luwu Raya Wahyuddin, dalam sambutannya pada kesempatan itu. Menurutnya, pemberian bantuan ini tentunya merupakan upaya-upaya yang telah dilakukan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi maupun Dinas Perpustakaan Kota dan Kabupaten se Luwu Raya dalam rangka mencerdaskan kehidupan masyarakat.

“Ada 11 desa dan kelurahan hari ini mendapat bantuan dan kita berharap bantuan ini bisa dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam rangka mencerdaskan kehidupan anak-anak kita, keluarga kita, sahabat kita dan handai taulan kita semua,” ujarnya.

“Bantuan ini kita berikan kepada masyarakat untuk dikelola, tetapi tidaklah berarti bahwa kadis, lurah dan desa tidak punya tanggung jawab. Kadis, lurah dan kepala desa memiliki tanggungjawab yang besar untuk bisa memaksimalkan tugas-tugas daripada perpustakaan itu,” unbuhnya.

Sekali lagi ia berharap agar bantuan yang telah diberikan pada saat ini, dapat dikelola dengan baik untuk kepentingan masyarakat. Karena ke depan, menurutnya masih banyak bantuan-bantuan yang bisa diberikan kepada masyarakat.

Sementara itu Kepala Dinas Perpustakaan Provinsi yang diwakili Nilma dalam sambutannya mengatakan penyerahan bantuan ini adalah dalam rangka mencerdaskan anak bangsa dari desa dan dari pelosok, sebagai upaya untuk menjabarkan program Gubernur Sulsel Prof. H.M. Nurdin Abdullah dan Bunda Baca Sulawesi Selatan Hj. Lies F. Nurdin untuk membangun 2.600 titik perpustakaan desa/kelurahan dan perpustakaan lorong hingga akhir masa jabatannya.

dpk sulsel

Menurutnya, kegiatan ini juga merupakan replikasi mandiri pemerintah provinsi Sulawesi Selatan terhadap Program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial yang telah dilaksanakan oleh Perpustakaan Nasional RI yang mendapat dukungan dari Bappenas.

“Jadi bantuan ini bukanlah proyek, tapi adalah gerakan yang akan ditindaklanjuti secara berkesinambungan. Setelah bantuan ini diserahkan, nantinya akan dilaksanakan Bimtek SPP dan TIK bagi pengelola perpustakaan yang telah dibantu,” kata Nilma seraya menambahkan “Di Bimtek ini nantinya mereka akan dibimbing untuk membuat program kerja, melakukan advokasi dan melakukan kegiatan pelibatan masyarakat di perpustakaan, serta membuat pelaporan melalui dokumentasi online. Jadi kami bersama Dinas Perpustakaan Kabupaten/Kota akan terus melakukan pemantauan, pembinaan dan monitoring serta evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan dan bantuan yang telah diberikan.”

Sementara Kepala Dinas Perpustakaan Kota Palopo Asmiati, menyambut baik dan berterima kasih atas bantuan yang diberikan, pihaknya juga berjanji akan terus melakukan pembiaan terhadap perpustakaan yang telah dibantu. Ia juga berharap tahun depan jumlah perpustakaan kelurahan dan komunitas di Kota Palopo yang akan dibantu bisa lebih banyak lagi, sehingga semakin banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari program ini. *(naz)

Leave a Reply