Peristiwa
Saat Liburan Menjadi Cerita Akhir Pekan Mengunjungi Cimory Dairyland dan Hutan Pinus Malino
WARNASULSEL.com – Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan — Menjelang akhir pekan, rata-rata keluarga merencanakan perjalanan liburan yang menyenangkan untuk mengisi hari-hari mereka bersama.
Pergi ke tempat wisata, piknik, staycation, dan kegiatan outdoor lainnya pasti menjadi opsi pilihan bagi keluarga yang ingin menikmati hari libur.
Malino merupakan salah satu tempat yang menjadi pilihan banyak keluarga untuk menghabiskan waktu liburan bersama. Kita semua tahu, bahwa Malino memiliki daya tarik dengan ikon Hutan Pinus yang dimilikinya. Akan tetapi, orang-orang hanya melihat Malino sebagai destinasi.
Padahal, Gowa sudah mempunyai banyak destinasi baru, salah satunya Cimory Dairyland yang resmi dibuka pada awal tahun 2025.
Kedua tempat ini memberikan pengalaman dan suasana yang berbeda, namun sama-sama memikat bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Cimory Dairyland: Wisata Edukasi & Hiburan Keluarga
Terletak di Bontoparang, Kecamatan Parangloe, Kabupaten Gowa, Cimory Dairyland menyuguhkan konsep wisata edukatif bertema peternakan yang membawa khas Eropa di Dataran Tinggi Gowa. Keluarga terutama anak-anak dapat berinteraksi dengan hewan ternak, belajar tentang proses pembuatan susu, hingga mencoba wahana lainnya.
“Cimory Dairyland memang dirancang untuk menjadi destinasi keluarga sekaligus edukasi. Kami ingin anak-anak bisa belajar sambil bermain,” ujar staff Cimory Dairyland, Aya, pada hari Sabtu, 3 Januari 2026, saat ditemui di lokasi.
“Pemilihan lokasinya sangat bagus karena saat baru tiba di gerbang saja, saya sudah merasa seperti bukan di Gowa karena suasananya segar dan pemandangannya juga indah,” ujar salah satu pengunjung, Anggi, pada hari Sabtu, 3 Januari 2026.
Selain interaksi dengan hewan, kawasan ini juga menawarkan fasilitas modern seperti Cimory Shop, kafe, dan area foto estetik yang bisa memenuhi kepuasan pengunjung dalam mengisi sosial media mereka. Pemandangan hijau perbukitan dan latar Waduk Bili-bili menambah suasana santai dan menyenangkan.
Hutan Pinus Malino: Alam Tinggi yang Menyegarkan
Hanya berjarak 1 jam 12 menit dari Cimory Dairyland, Hutan Pinus Malino menawarkan pengalaman berbeda, yaitu ketenangan alam yang memikat dikelilingi oleh kabut Malino. Pepohonan pinus yang menjulang tinggi dan udara yang sejuk membuat hutan ini ideal untuk piknik, fotografi, atau sekadar bersantai bersama keluarga atau pasangan.
“Pengunjung datang ke sini bukan cuma untuk foto, tapi untuk bisa merasakan ketenangan,” kata staff Hutan Pinus Malino, Sahrul, saat didatangi di lokasi pada hari Sabtu, 3 Januari 2026.
“Saya mengajak anak saya karena dia sangat suka dengan kuda dan ingin naik kuda di sini,” ujar salah satu pengunjung, Selvi, saat ditemui di lokasi pada hari Sabtu, 3 Januari 2026.
Hutan Pinus Malino sendiri telah lama dikenal sebagai destinasi wisata alam di dataran tinggi Malino, lengkap dengan jalur trekking, kebun stroberi, dan beberapa wahana permainan sederhana seperti horse riding.
Menurut Nuraini, S.Tr.Par., salah satu guru SMK Negeri 1 Takalar di jurusan Perhotelan dan Pariwisata, ada beberapa faktor yang melatarbelakangi alasan Cimory Dairyland dan Hutan Pinus Malino menjadi destinasi yang perlu dijadikan opsi liburan pilihan keluarga.
“Cimory Dairyland menyediakan fasilitas yang anti mainstream yang belum ada di Gowa kayak peternakan kecil di tengah-tengah, apalagi dengan pemandangan yang disajikan di dataran tinggi. Hal inilah yang membuat Cimory Dairyland bisa memikat pengunjung, padahal kan kita tahu kalua Cimory itu perlu effort yang lebih untuk didatangi. Sedangkan Hutan Pinus sudah menjadi icon yang pasti dikunjungi jika ke Malino,” ujarnya saat diwawancarai pada hari Rabu, 31 Desember 2025, di rumahnya.
*Laporan | Ananda Nursalwa Putri mahasiswa jurnalistik UIN Alauddin Makassar.

