Connect with us

Peristiwa

Respon Cepat Penularan penyakit DBD di Desa Bulo Wattang: KKN 76 UINAM dan Puskesmas Rappang Laksanakan Fogging

Published

on

Spread the love

WARNASULSEL.COM – Merespon tingginya kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Desa Bulo Wattang, mahasiswa KKN Angkatan 76 Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar (UINAM) bersama Puskesmas Rappang melaksanakan kegiatan fogging, Selasa (04/2/2025).

Koordinator Desa KKN UINAM, Muh. Zulhamdi Suhafid, mengatakan kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat setelah ditemukannya beberapa kasus DBD di wilayah tersebut.

“Kami berkoordinasi dengan Puskesmas Rappang untuk melakukan fogging di beberapa titik yang dianggap rawan penularan DBD,” ujarnya.

Pegawai Puskesmas Rappang, menyampaikan bahwa sepanjang Januari 2025, ada beberapa kasus DBD di Desa Bulo Wattang.

“Angka ini cukup mengkhawatirkan mengingat curah hujan yang masih tinggi. Fogging ini merupakan salah satu upaya pencegahan penyebaran DBD,” jelasnya.

Kegiatan fogging dilaksanakan di Desa Bulo Wattang dengan melibatkan tim khusus dari Puskesmas Rappang dan didampingi oleh mahasiswa KKN. Selain fogging, tim juga memberikan edukasi kepada warga tentang pentingnya menjaga kebersihan lingkungan dan memberantas sarang nyamuk.

Kepala Desa Bulo Wattang, Andi Wawan Indrawan, mengapresiasi inisiatif mahasiswa KKN UINAM dan Puskesmas Rappang.

“Kami sangat terbantu dengan adanya program ini. Semoga dapat menekan angka kasus DBD di desa kami,” ungkapnya.

Sementara itu, warga setempat, Nanda, menyambut positif kegiatan tersebut. “Kami senang ada fogging karena banyak tetangga yang terkena DBD. Semoga setelah ini tidak ada lagi warga yang terserang penyakit DBD,” harapnya.

Selain fogging, mahasiswa KKN UINAM juga berencana mengadakan sosialisasi tentang pencegahan DBD di setiap dusun. Program ini akan dilaksanakan secara bertahap selama masa KKN berlangsung.

Pihak Puskesmas Rappang mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan rutin melakukan 3M Plus (Menguras, Menutup, dan Mendaur ulang) serta menggunakan lotion anti nyamuk sebagai upaya pencegahan DBD.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *