Kampus
Prodi Pendidikan Bahasa Inggris UNM Hadirkan Warga Amerika dalam Expo Cross Cultural Understanding
WARNASULSEL.com – Program studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Negeri Makassar Angkatan 2025 mengadakan Expo mata kuliah Cross Cultural Understanding (CCU) yang digelar Jumat (28/11/2025).
Kegiatan expo berlangsung meriah dengan mengusung tema “Discovering Indonesia” di Mall Phinisi Point Makassar. Kegiatan ini berlangsung dari pukul 10.30 – 18.00 WITA dibuka secara resmi oleh pimpinan jurusan Bahasa Inggris, Dr. La Sunra, S.Pd., M.Hum, dihadiri oleh sekretaris jurusan Bahasa Inggris Dr. Munir, S.Pd., M.Ed. TESOL dan dosen pengampu mata kuliah CCU.
Kegiatan ini menghadirkan beragam pertunjukan budaya yang memperlihatkan kekayaan tradisi nusantara sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya di antara mahasiswa semester 1.
Acara dibuka dengan mini talk show yang menampilkan pembahasan budaya dari delapan provinsi di Indonesia, mewakili lima pulau besar: Jawa, Sumatra, Nusa Tenggara, Papua, dan Sulawesi.
Setiap perwakilan daerah memperkenalkan tradisi, adat istiadat, stereotipe hingga keunikan kuliner khas provinsi masing-masing. Menariknya, sesi ini juga menghadirkan seorang warna negara Amerika tepatnya Chicago, Illinois, yang membagikan pandangannya tentang budaya Amerika. Perpaduan perspektif lokal dan internasional menjadikan talkshow berlangsung sangat meriah, interaktif, dan penuh antusiasme.
Rangkaian acara expo semakin semarak dengan berbagai penampilan seni. Pembacaan puisi bertema kebudayaan Indonesia menghadirkan nuansa reflektif dan puitis. Penonton kemudian disuguhkan tari tradisional dari beberapa daerah, yang memukau melalui gerakan anggun dan kostum etnik yang penuh warna.
Tidak kalah menarik, fashion show menampilkan busana daerah yang kreatif dan elegan, menonjolkan kekayaan motif serta filosofi dari berbagai etnis di Indonesia. Acara dilanjutkan dengan lagu daerah, baik secara solo maupun vokal grup, yang berhasil menghidupkan suasana dengan harmoni khas Nusantara. Penutupan acara dilakukan melalui sesi story telling, membawakan cerita rakyat dari sejumlah daerah yang sarat nilai moral dan kearifan lokal.
Secara keseluruhan, expo tahun ini bukan hanya menjadi ajang apresiasi budaya, tetapi juga ruang untuk memupuk rasa bangga terhadap keberagaman Indonesia sekaligus memperkuat pemahaman lintas budaya bagi seluruh mahasiswa semester pertama/
Kegiatan ini diharapkan dapat terus menjadi wadah pembelajaran dan perayaan identitas budaya di tahun-tahun berikutnya untuk memperkaya wawasan kebudayaan nusantara dan global bagi mahasiswa


