Connect with us

Peristiwa

Perpusnas RI Bekerjasama DPK Provinsi Sulawesi Selatan Gelar Workshop Akreditasi Perpustakaan 2024

Published

on

Spread the love

WARNASULSEL.com – Salah satu indikator penunjang perpustakaan adalah memiliki akreditasi. Sehingga untuk mendukung hal tersebut, diperlukan workshop bagi pengelola perpustakaan yang profesional salah satunya melalui Workshop Akreditasi Perpustakaan.

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan bekerjasama Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) melaksanakan Workshop Akreditasi Perpustakaan yang dilaksanakan di Gedung Perpustakaan Multimedia Jl. Sultan Alauddin Tala’salapang Makassar, Jumat (27/09/2024) pagi hingga sore.

Hal ini dilakukan dalam rangka meningkatkan layanan Perpustakaan yang berkualitas sesuai dengan Standar Nasional Perpustakaan (SNP).

Kegiatan ini menggunakan anggaran dana Dekonsentrasi Perpustakaan Nasional RI pada Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2024.

Kegiatan ini diikuti oleh 80 pengelola perpustakaan sekolah, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel).

Adapun daerah yang ikut berpartisipasi dari kegiatan ini yaitu dari Luwu Timur, Soppeng, Wajo, Bulukumba dan Sidrap.

Peserta berasal dari perwakilan sekolah mulai dari SD, SMP hingga SMA dari Kabupaten/Kota se-Provinsi Sulsel.

Untuk akreditasi sendiri terdiri dari tiga tingkatan yakni akreditasi A (Unggul), B (Baik sekali) dan C (Baik). Oleh karena itu, DPK Sulsel terus berusaha mengejar pencapaian tersebut.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan Moh Hasan, S.H., M.H. Menjelaskan bahwa ukuran keberhasilan sekolah dilihat dari terakreditasinya perpustakaan.

“Jika sekolah unggulan yang memiliki perpustakaan dengan akreditasi A akan menjadi faktor pendukung untuk penilaiaan sekolah,” katanya “Targetnya setelah semua terakreditasi maka perpustakaan yang telah mendapat grade A, B dan C sudah bisa diberikan bantuan yang sesuai dengan kapasitasnya.”

Koordinator Pustakawan Sulsel Syamsul Arif mengatakan tujuan pelaksanaan kegiatan ini untuk memastikan layanan perpustakaan yang ada di Sulawesi Selatan melakukan akreditasi.

“Setelah ini seluruh peserta akan jadi anggota Ikatan Pustakawan Indonesia (IPI) Sulawesi Selatan,” ujar Sayamsul Arif yang diiringi tepuk tangan seluruh peserta.

Ketua Panitia Andi Amriana, S.Sos. M.M menjelaskan kegiatan ini salah satu upaya untuk meningkatkan layanan sesuai dengan standar Perpustakaan dan Kearsipan.

Amriana, sapaan akrabnya berharap semua perpustakaan sekolah peserta workshop terakreditasi dengan baik dan apa yang kami harapkan sesuai standar itu sudah sejalan dan terus berkembang.

Humas Dinas Perpustakaan Sulsel, H Nazaruddin, S.Ag, M.Sos.I mengungkapkan berhasilnya perpustakaan itu dilihat dari Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) dan Tingkat Kegemaran Membaca (TGM) maka dengan adanya kegiatan ini juga sebagai langkah mendorong pencapaian IPLM dan TGM.

“Ini juga sebagai langkah mendorong pencapaian IPLM dan TGM yang tinggi,” tegas Pustakawan Madya yang baru baru ini meraih penghargaan Pustakawan berprestasi dari Pemprov Sulsel.(Irm/mgp)