Pegawai Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Perkuat Silaturahim dan Tingkatkan Ketaqwaan Melalui Kegiatan Jumat Ibadah

Pegawai ASN, PTT dan PHL Bidang Perpustakaan dan UPT Layanan Perpustakaan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan mulai Jumat (5/3/2021) ini, melaksanakan kegiatan Jumat Ibadah di Masjid Ashabul Jannah Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

Kegiatan Jumat Ibadah ini menurut Pengurus Masjid Ashabul Jannah, Syamsuddin, S.S., M.M,  bertujuan untuk memperkuat silaturahim dan meningkatkan ketakwaan kita kepada Allah SWT.

Dalam laporannya pada kegiatan perdana Jumat Ibadah tersebut, Syamsuddin juga menjelaskan sejarah berdirinya Masjid Ashabul Jannah yang ide dan pembangunannya diprakarsai oleh Kadis Hasan Sijaya pada Bulan November 2018, waktu itu ia masih menjabat Plt Kadis.

“Alhamdulillah, setelah peletakan batu pertama pada tanggal 18 November 2018 pembangunan masjid ini terus berjalan, dan hanya dalam rentang waktu 1 tahun 13 hari Masjid ini Sudah bisa difungsikan dengan menggelar shalat Jumat pertama pada tanggal 6 Desember 2019. Sampai hari ini jumlah sumbangan yang masuk baik dari luar maupun dari internal para pegawai DPK Sulsel, sudah mencapai 710.096.700,- rupiah dengan pengeluaran sebesar 707.089.700,- rupiah, jadi masih ada sisa saldo sebesar 3.007.000,- rupiah, yang masih membutuhkan tambahan untuk perbaikan tempat wudhu,” jelasnya.

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan Sijaya, S.H., M.H dalam sambutan pengarahannya pada kegiatan Jumat Ibadah ini mengatakan, semenjak Masjid ini terbangun kegiatan Jumat Ibadah ini baru kali ini kita laksanakan, dan ini momentum yang sangat tepat di awal tahun ini. Meskipun untuk kegiatan keagamaan lainnya sudah sering dilaksanakan di masjid ini.

“Masjid ini bisa terbangun dengan megah karena kebersamaan kita. Kalau niat kita terus selalu mau sama-sama saya yakin tidak ada yang berat, semuanya ringan- ringan saja dan Allah wujudkan itu. Masjid ini mungkin nampaknya sederhana tapi mewah dan megah kelihatan. Tadinya sepi-sepi sekarang hampir tiap hari dan tiap malam ramai banget,” paparnya.

“Saya berharap aktifitas keagamaan di Masjid ini selalu ada. Saya berharap di tempat ini juga terlahir hafidz-hafidz kecil penghafal-penghafal Quran,” imbuhnya.

Lebih lanjut Hasan Sijaya menegaskan, kemegahan dan kenikmatan masjid ini akan terasa kalau aktifitas kita terus berjalan sebagai keluarga pada DPK Sulsel. Kegiatan Jumat Ibadah ini akan terus dilaksanakan empat kali dalam sebulan dua kali di masjid Ashabul Jannah dan dua kali di Masjid Syahrul Qiraah di Kantor Arsip Jl. Perintis Kemerdekaan, kekosongannya diisi dengan kegiatan Jumat Bersih.

Jadi pada Jumat minggu pertama dan ketiga setiap bulannya kegiatan Jumat Ibadah dilaksanakan di Masjid Ashabul Jannah pada waktu yang sama dilaksanakan kegiatan Jumat bersih di Kantor Arsip. Pada minggu kedua dan keempat dilaksanakan Jumat Ibadah di Masjid Syahrul Qiraah dan pada waktu yang sama dilaksanakan Jumat Bersih di Kantor Perpustakaan.

“Kegiatan Jumat Ibadah ini untuk memantapkan Ukhuwah Islamiyah kita, dengan mendengarkan tausiah-tausiah dari para ustadz itu akan terus memperdalam pemahaman keagamaan kita,  kedekatan kita kepada Allah SWT. Semangat kita untuk melakukan kegiatan-kegiatan ibadah seperti ini harus terus ditingkatkan dan  tidak boleh kendor dengan situasi apapun. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik buat kita bersama,” harapnya.

Sementara itu, Ustadz Syarifuddin, S.Pd, M.Pd.I yang menyampaikan tausiah sangat mengapresiasi pelaksanaan kegiatan Jumat Ibadah ini, apalagi menurutnya kegiatannya dilaksanakan pada hari Jumat hari yang mulia, dan juga kegiatan ini diawali pelaksanaannya pada Bulan Rajab, bulan yang agung dan penuh berkah.

Ia berharap momentum bulan Rajab ini hendaknya dimanfaatkan untuk memperbanyak amal kebajikan dan amal jariah karena nilai pahalanya sangat besar, antara lain dengan selalu membasahi bibir kita dengan dzikir kepada Allah. Setiap kali kita memulai kegiatan hendaknya diawali dengan dzikir dan doa.

“Mari sama-sama kita jadikan masjid ini sebagai sarana untuk meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah SWT,” ajaknya.  * (naz)

Leave a Reply