Kisah ELIT MA Aisyiyah Sungguminasa lahirkan buku berjudul pemilik masa depan

WARNASULSEL.com – Menulis buku bukan perkara mudah. Untuk membuat satu buah buku, perlu proses panjang. Mulai dari penulisan naskah, pengendapan, penyuntingan, hingga proses penerbitan dan percetakan buku. Semua itu merupakan proses umum dalam menerbitkan buku.

Memilih berkarya di usia muda masih sangat langka. Apalagi jika masih berstatus siswa. Namun lain halnya dengan siswa siswi dari Madrasah Aliyah (MA) Aisyiyah Sungguminasa ini. Sekolah yang setara SMA ini baru memiliki kegiatan ekstrakulikuler (Ekskul) yang berkaitan dengan literasi pada Oktober 2018 namun siswanya telah berhasil menulis buku.

Awal Mula ELIT

Ainun Jariah, salah seorang guru di MA Aisyiyah Sungguminasa, mendapat kesempatan untuk membentuk Ekskul Literasi. Kepala MA Aisyiyah Sungguminasa Gowa setuju dengan ide Ainun untuk membimbing para siswa dalam proses mengenalkan pada literasi baca-tulis akhirnya Ekskul Literasi yang kemudian dinamakan ELIT ini pun terbentuk.

Ainun Jariah merupakan alumni Jurusan Pendidikan Biologi UIN Alauddin Makassar angkatan 2013. Ia merupakan penulis buku dan menjadi salah satu penggiat literasi yang ada di Sulawesi Selatan. Untuk saat ini, Ainun sudah menulis enam buku yang terdiri dari berbagai macam genre. Mulai dari Puisi, Cerpen, Novel hingga Kumpulan Opini yang pernah diterbitkan di media massa.

Pada Oktober 2018 silam, ada banyak siswa mulai kelas 1 hingga kelas 3 yang bergabung di ekskul ini. Pada bulan pertama, siswa diajarkan ilmu dan pengetahuan dasar tentang menulis dan pentingnya menambah wawasan dengan membaca buku.

Baca juga: Budayakan literasi, SDIT Nurul Fikri gelar launching buku Tanda Seru (!)

Selain itu, anak ekskul literasi-ELIT ini dikenalkan pada beberapa jenis karya. Mereka pun diajar menulis puisi, dan cerpen. Nah dari proses mengenal jenis karya itu, anak ELIT pun terbagi ke dalam dua bagian penulisan. Ada yang memilih fokus menulis puisi ada juga yang fokus menulis cerita pendek.

Berbagai suka duka dalam proses belajar anak ELIT lalui. Sekali sepekan, yakni pada hari Jumat siang, sepulang sekolah mereka langsung menuju ke RAKIT-Rumah Belajar Kita Gowa, sebuah tempat yang dijadikan siswa ELIT untuk berlatih menulis selama berbulan bulan.

Di Rakit Gowa inilah, anak ELIT dilatih oleh Ainun Jariah. Kadangkala jika Ainun berhalangan memberikan materi, anak ELIT dilatih oleh M Galang Pratama, yang juga suami dari Ainun Jariah. Pengajar lain yang sempat diundang untuk mengajari anak ELIT menulis adalah Agus Dwi Rusmianto atau yang biasa disapa Kang Awi’. Kang Awi’ beberapa kali memberi kelas puisi, motivasi menulis dan kelas belajar desain kepada siswa ELIT MA Aisyiyah Sungguminasa ini.

Menulis Buku

Lima bulan berlalu. Maret 2019, anak ELIT pun telah menghasilkan beberapa karya puisi dan cerpen. Karya-karya itu oleh pembinanya, dikumpulkan jadi satu naskah. Mereka pun ingin lebih mengabadikan karyanya lewat buku.

Mulai Maret hingga April, proses penyuntingan naskah ELIT pun dimulai. Beberapa naskah sempat dihilangkan dari manuskrip buku perdana ELIT ini. Karena pembina dan para siswa ELIT ingin agar buku yang dihasilkan betul betul menjadi buku yang layak dibaca oleh semua pihak.

Di samping itu, anak ELIT kemudian sama-sama berdiskusi, mengenai judul bukunya. Ada beberapa opsi judul, dan akhirnya dari 27 opsi judul dipilihlah Pemilik Masa Depan sebagai judul buku.

“Judul ini menjadi harapan buat kami, dengan adanya karya pertama ini, semoga dapat menjadi awal dari munculnya karya-karya yang lebih hebat berikutnya dari anak anak Ekskul Literasi MA Aisyiyah Sungguminasa,” tulis Ainun pada catatan pembina Buku Pemilik Masa Depan halaman 5.

Akhir April, buku perdana anak ELIT terbit secara resmi. Mereka pun akhirnya sepakat untuk melaksanakan kegiatan launching sekaligus bedah buku pada awal Mei 2019.

Kabar launching dan bedah buku itu terdengar di telinga Kepala Madrasah.
Kepala MA Aisyiyah Sungguminasa, Dra Hj Raodah MA seketika merespon positif kegiatan itu.

Launching Buku

Jumat (3/5/2019) acara launching dan bedah buku itu pun akhirnya terlaksana. Kegiatan dimulai pada jam 4 sore. Ada banyak peserta yang hadir. Mulai dari Kepala MA Aisyiyah Sungguminasa beserta guru-gurunya, siswa dan orang tua siswa dan beberapa penggiat literasi juga turut menjadi saksi kegiatan launching yang digelar di sebuah Cafe di Gowa ini.



Saat awal acara launching, terlebih dahulu pembina ELIT memutar sebuah video dokumentasi. Ternyata video itu merupakan perjalanan proses berlatih menulis sampai anak ELIT menghasilkan buku. Video dokumentasi yang disertai alunan nada semangat itu menjadi kejutan tersendiri bagi peserta yang hadir. Termasuk olah anak ELIT yang sebelumnya tak menyangka bahwa akan ada pemutaran video terkait proses yang mereka jalani selama ini.

Pada kegiatan peluncuran buku Pemilik Masa Depan ini juga, kepala MA Aisyiyah pun ikut menjadi salah satu narasumber. Selain itu hadir pula Rezky Amaliah Syafiin dan M Galang Pratama sebagai pembedah buku. Sekadar diketahui, Rezky Amaliah Syafiin merupakan Duta Baca Sulawesi Selatan periode 2018-2019. Kegiatan launching ini dipandu langsung dengan baik oleh Reski Indah Sari, yang juga merupakan editor buku dan penggiat literasi di Sulsel.

Baca Puisi



Acara berlangsung sangat meriah. Moderator berhasil membawa suasana tampak cair dan hangat. Sore itu pun menjadi hari yang paling dekat antara keluarga besar MA Aisyiyah Sungguminasa. Bahkan, Dra Hj Raodah beserta guru MA Aisyiyah sempat membacakan puisi dari buku karya anak ELIT.

Baca juga: Mahasiswa IPI wakili Indonesia di ajang internasional

Puisi-puisi yang dibacakan sangat menyentuh. Ada yang membaca puisi dengan tema persahabatan, ada tema keluarga juga tak kalah seru saat puisi bertema cinta ikut diulas.



Dari sepuluh anak ELIT yang menulis buku Pemilik Masa Depan, salah seorang dari mereka ikut menjelaskan proses kreatif selama penulisan buku itu. Dia adalah Nisma Widianah. Siswi kelas X MA Aisyiyah itu tampak bersemangat saat menjelaskan buku antologi perdananya.

“Buku ini terdiri dari berbagai tema, ada yang menceritakan keluarga, cinta, dan pendidikan. Bagi yang suka membaca puisi dan cerpen, jangan lupa beli buku ini, buku ini diterbitkan oleh penerbit hebat, Jariah Publishing,” kata Nisma yang kemudian diiringi tepuk tangan dari para tamu.

Para Penulis

Di akhir acara, Kepala Madrasah dan penerbit Jariah Publishing memberikan apresiasi kepada para penulis buku Pemilik Masa Depan. Kesepuluh penulis ini mendapat sertifikat kepenulisan karena telah berhasil menulis buku.

Masing-masing dari mereka yaitu, Andi Ma’ruf Rifai, A Batari Aulia, Rezhana Rezky, Ridha Adelia Putri, Nisma Widianah, Mulyati Khumairah, Mirdayanti, Nur Rahmadhani Hamka, Aiska Azzahra dan Muhammad Arif.



Acara ini juga menjadi momen penamatan siswa kelas 3 MA Aisyiyah Sungguminasa. Dra Hj Raodah MA kemudian memberikan beasiswa kepada enam siswa.

“Alhamdulillah, karena baru baru ini kita mendapatkan donatur dari seniman yang juga pengusaha. Meski pun tahap awal ini nilainya belum seberapa, tapi kami berharap ada peningkatan di semester berikutnya. Beasiswa ini sebetulnya adalah uang transport untuk siswa. Saya sedih kalau mendengar siswa yang tidak bisa datang ke sekolah hanya terkendala pada transportasi,” cerita Dra Hj Raodah yang juga merupakan penanggung jawab sekolah sejak 2005 ini.

Ia melanjutkan bahwa semangat ini akan ia sebar di teman-teman sesama kepala madrasah se kabupaten Gowa.

“Jadi, kami ada pertemuan kepala sekolah tiap bulan. Ada 36 madrasah di Gowa yang masuk di bawah naungan Kementerian Agama, nah bulan ini kegiatannya akan dilaksanakan di Malino dan MA Aisyiyah akan mendapat jadwal sehabis lebaran,” katanya, “Di kegiatan itu nantinya akan ditampilkan kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh sekolah. Dan saya akan tampilkan kegiatan dokumentasi buku ini. Kita tidak boleh kalah dengan sekolah sekolah di luar sana.”



Motivasi dari kepala madrasah, dukungan dari guru dan semangat dari siswalah yang menjadikan MA Aisyiyah Sungguminasa ini punya cahaya di masa yang akan datang. Semua pihak telah sepakat untuk mendukung kegiatan kegiatan ELIT ke depan. Terutama untuk angkatan kedua ELIT juga pada kegiatan penerbitan karya berikutnya. (mgp)

Editor @warnasulselcom

Portal media kiwari yang menyajikan berita lebih mendalam

View Comments

    Recent Posts

    • Daerah
    • Peristiwa

    FLP ranting UINAM gelar pelantikan, upgrading dan raker periode 2019-2020

      WARNASULSEL.com - Sebagai agenda lanjutan dari Musyawarah Ranting pada 20 Oktober 2019 lalu, Forum Lingkar Pena melaksanakan Pelantikan, Upgrading…

    1 week ago
    • Daerah
    • Peristiwa

    M Galang Pratama beri motivasi literasi di SD Kompleks Borong

      WARNASULSEL.com - Khusus untuk SD Negeri Borong, anak-anak diajak melakukan field trip ke beberapa tempat.     Setiap kelompok…

    1 week ago
    • Daerah
    • Peristiwa

    Tagana masuk sekolah di SD Kompleks Borong

        WARNASULSEL.com - Pagi itu, Kamis, 7 November 2019 ratusan anak dari SDN Borong dan SD Inpres Borong berkumpul…

    1 week ago
    • Daerah
    • Peristiwa

    Pertemuan perdana Fokasi IT Pelajar Makassar

          WARNASULSEL.com - Forum Komunikasi IT atau Fokasi Pelajar Makassar menggelar pertemuan perdananya, Sabtu (2/11/2019).   Kegiatan yang…

    2 weeks ago
    • Peristiwa

    Lomba debat ilmiah meriahkan selebrasi bulan bahasa SMAIT Nurul Fikri Makassar

        WARNASULSEL.com - Literasi Sains dikenal sebagai jenis literasi dasar yang menghadirkan banyak informasi kepada pembaca atau pendengar.  …

    2 weeks ago
    • Cawah
    • Uncategorized

    Street quotes ini bisa bikin kamu seketika merenung

    WARNASULSEL.com-  Dikutip dari laman FB Haru D. Fold, beberapa street quotes ini bisa membuat kita sejenak merenung. Terutama banyak dari…

    3 weeks ago