Budayakan literasi, SDIT Nurul Fikri Makassar gelar launching buku “Tanda Seru (!)”

WARNASULSEL.com – Literasi baca dan menulis adalah hal yang sangat penting untuk ditumbuhkan di kalangan murid utamanya pada tingkat sekolah dasar. Sejak kecil mereka harus mengenal dan dikenalkan banyak hal melalui buku bacaan hingga menghasilkan sebuah karya.

Untuk itu, Tim Literasi SDIT Nurul Fikri Makassar mengajak Penerbit Jariah Publishing untuk menerbitkan karya murid kelas 6 angkatan ke tujuh dengan judul “Tanda Seru (!)”.

Baca juga: Kisah ELIT MA Aisyiyah Sungguminasa lahirkan buku berjudul pemilik masa depan

Filosofinya adalah tanda seru merupakan tanda perintah yang digunakan tatkala Rasulullah saw. diberikan amanah pertama oleh Jibril. “Iqra! (Bacalah!)”. Untuk itu, melalui buku ini, diharapkan seluruh murid terus termotivasi untuk membanyakkan kegiatan membaca dan menulis. Sehingga ilmu mereka bisa bermanfaat bagi banyak orang yang mendengar dan membacanya.

Kegiatan Akhirussanah sekaligus launching buku “Tanda Seru (!)” diselenggarakan di Ballrom Onix Hotel Myko, Makassar, Sabtu, (4/5/2019).

Buku “Tanda Seru (!)” lahir dari perjuangan mereka. Rangkaian pelatihan menulis, simulasi, hingga ujian literasi, mereka ikuti dengan gigih dan sungguh. Sehingga lahirlah karya perdana mereka yang diharapkan bisa menjadi awal mereka bisa menjadi penerus para ulama melalui tinta pena.

Baca juga: Buku perdana alumni FH Unhas, M Aris Munandar dibedah di makassar

Buku mereka telah memiliki ISBN dan secara resmi telah terdaftar di Perpustakaan Nasional RI. Yang artinya, buku mereka juga telah ada di Perpustakaan Nasional RI bersama dengan buku penulis Indonesia lainnya.

Ustadz Khalqi Abbas Manggala, SS, Direktur Pendidikan SIT Nurul Fikri Makassar memberikan apresiasi kepada seluruh murid karena telah melahirkan karya yang baik.

“Nak, jadilah kalian seorang penulis yang penuh dengan kebaikan, melahirkan banyak kebaikan, dan menjadi kebaikan itu sendiri melalui tulisan yang kalian buat. Jadilah generasi literasi yang mencintai karya sastra dan sejarah,” pesannya saat acara launching buku berlangsung.

Setelah itu, dilanjutkan dengan penyerahan buku oleh kepala sekolah, Ustadz Zabir, S.Pd kepada ketua Yayasan Darul Fikri Makassar, Hartono ST dan juga kepada Ketua Forsil SDIT Nurul Fikri. Murid juga diberikan masing-masing satu eksemplar buku sebagai bukti terbit.(*)

Laporan Jurnalis Warga: Inayah Natsir

Leave a Reply