Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Gelar Apel Pagi dalam rangka Pemusnahan Arsip dilanjutkan dengan Kegiatan DPK Berbagi

Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan Sijaya, S.H., M.H memberikan apresiasi kepada para arsiparis dan pegawai ASN dan PTT di jajaran Kearsipan Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, terutama kepada Tim Tertib Arsip yang telah menunjukkan kinerjanya melakukan tahapan demi tahapan pengelolaan arsip sampai pada tahapan pemusnahan arsip.

“Tahun ini anda menorehkan sejarah dalam perjalanan pemerintahan di republik ini, di Provinsi Sulawesi Selatan. Di jaman kalian, kalian telah melakukan suatu gerakan pemusnahan arsip yang ada, dan ini menjadi kewajiban kita khususnya menjadi kewajiban pejabat fungsional arsiparis,” kata Hasan Sijaya dalam sambutan pengarahannya pada kegiatan Apel Pagi dalam Rangka Pemusnahan Arsip di Kantor DPK Sulsel Jl. Perintis Kemerdekaan Km. 12 Tamalanrea Makassar, Rabu (7/4/2021), yang turut dihadiri para pejabat eselon III dan IV serta pejabat fungsional pustakawan dan arsiparis lingkup DPK Sulsel, pejabat fungsional arsiparis dari OPD lingkup Pemprov Sulsel, PTT dan mahasiswa magang.

“Ini baru kerja. Kalau kau mau dihargai orang, kalau kau mau dinilai orang dengan baik, kalau kau mau terangkat harkat dan martabatmu, perlihatkan kinerjamu. Slogan kita, kerja… kerja…kerja, sesuai dengan tupoksi,” tegasnya.

“Saya yakin dengan kinerja ini, kita juga akan mendapatkan penilaian baik dari Arsip Nasional RI, apalagi menurutnya di DPK Sulsel ini sudah ada urusan kearsipan, ada UK kita dan itu sudah tersusun dan diatur dengan baik, ruang-ruang layanan kearsipan juga sudah mulai tertata dengan baik, depot arsip kita sudah bisa menjadi percontohan setidaknya percontohan untuk Kawasan Timur Indonesia,” imbuhnya.

Pada kesempatan itu Hasan Sijaya juga menegaskan kepada para pegawai di jajaran kerasipan khususnya kepada pejabat fungsional arsiparis untuk tidak berhenti sampai di sini, ia berharap hal ini juga dapat ditularkan kepada semua OPD yang ada untuk melakukan kegiatan pemusnahan arsip seperti yang dilakukan di DPK Sulsel.

“Sekali lagi saya katakan apa yang anda lakukan ini disadari atau tidak, anda telah meletakkan legasi suatu pewarisan makna kepada seluruh aparat yang ada, khususnya yang berada di pemerintahan Provinsi Sulawesi Selatan. Sehingga nanti semua pejabat fungsional arsiparis, ketika dia keluar melakukan pembinaan-pembinaan, tidak ada keraguan lagi untuk memberikan penekanan-penekanan kepada setiap daerah yang ada untuk memperbaiki tata kelola kearsipannya,” kuncinya.

Sementara itu Ketua Tim Tertib Arsip DPK Sulsel Drs. H.A. Ahmad Saransi, M.Si dalam laporannya mengatakan bahwa DPK Sulsel kembali menorehkan sejarah baru, di mana pada pagi hari ini kita akan melaksanakan suatu kewajiban kita sebagaimana amanat Undang-Undang Nomor 43 Tahun 2009 tentang kearsipan yang mengamanatkan bahwa seluruh pencipta arsip wajib melaksanakan pemusnahan arsip sesuai dengan aturan yang telah ditentukan.

Kegiatan ini juga menurutnya, merupakan tindak lanjut dan implementasi dari Instruksi Gubernur Sulawesi Selatan Nomor. 1 Tahun 2019 tentang Pelaksanaan Tertib Arsip di Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, yang dilakukan oleh DPK Sulsel.

Ahmad Saransi juga melaporkan bahwa dalam tahapan pelaksanaan kegiatan ini, pihaknya telah melakukan indentifikasi arsip yang tercipta di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan sebanyak 1.300 boks, mulai dari ketika masih menjadi Perwakilan Arsip Nasional RI Wilayah Sulawesi Selatan, Badan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan, Badan Arsip dan Perpustakaan Provinsi Sulawesi Selatan dan terakhir Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan.

Usai melakukan kegiatan Pemusnahan Arsip, Jajaran DPK Sulsel juga kembali melakukan kegiatan DPK Berbagi yaitu dengan memberikan sedekah, makan gratis bagi masyarakat. Kegiatan ini adalah kegiatan rutin yang dilaksanakan jajaran DPK Sulsel baik di lingkup Kearsipan maupun di lingkup Perpustakaan dan sudah berlangsung dalam tiga tahun terakhir ini, dilaksanakan sekali dalam dua bulan. Pelaksanaan DPK Berbagi kali ini terbilang istimewa karena bertepatan dengan momentum menyambut Bulan Suci Ramadhan 1442 Hijriayah.* (naz)

Leave a Reply