“Anggollai” (memberi pujian) dalam perspektif hubungan masyarakat di kabupaten Maros Sulawesi Selatan

Hakikatnya gula adalah pemanis, namun apabila manisnya berlebihan biasanya akan berubah menjadi pahit. Maka “anggollai” atau memuji secara berlebihan juga biasanya akan menghasilkan kekecewaan. Baik itu dari orang/kelompok yang di gollai ataupun si pagolla/pemuji itu sendiri.

Hal ini disebabkan karena karena ketidak sesuaian antara keinginan dan kenyataannya.

Masyarakat Maros Sulawesi Selatan sudah sangat akrab dengan kata kata golla/pujian, mereka telah mahir menempatkan gula sesuai dengan kadar dan wadahnya.

Setiap penikmat gula pun sudah sangat hapal rasa manis yang pas, sehingga apabila gulanya berlebihan mereka telah membawa serta penawarnya.

Pengenalan kadar pada gula perlu dikenalkan sejak dini, tindakan ini dimaksudkan agar setiap masyarakat tidak terbuai oleh rasa manis. Sebagai penikmat rasa manis, ada batas batas manis yang perlu diketahui.

Maros, 15 Juni 2020

Leave a Reply