OBC Maros

OBC MAROS MEWUJUDKAN BUDAYA LITERASI SEBAGAI POROS PENDIDKAN DI KABUPATEN MAROS PROVINSI SULAWESI SELATAN

Oleh: Badaruddin, S.Pd

SALAM LITERASI.

Berangkat dari sebuah keprihatinan dan keasadaran terhadap kondisi bangsa yang sulit untuk meraih kemajuan khususnya di bidang pendidikan seperti yang diberitakan oleh berbagai media tentang rendahnya minat baca masyarakat indonesia, walaupun faktor pendukung cukup memadai untuk menunjang ketercapaian tersebut. Fenomena ini sangat menyedihkan, Sehingga diperlukan sebuah gerakan nyata yang efektif, kreatif, terstruktur dan berkesinambungan dimulai dari diri sendiri, keluarga dan teman teman terdekat.

Berbagai gerakan pun akhirnya terlahir di seluruh wilayah indonesia, baik yang diprakarsai oleh pemerintah, pihak swasta, komunitas maupun perorangan. Pola dan penerapan konsep sangat bervariatif sesuai dengan kearifan lokal di daerah masing masing.

Khususnya di kabupaten Maros provinsi Sulawesi Selatan, atas kerjasama pemerintah Kabupaten Maros dan seluruh lapisan masyarakat kabupaten maros melalui sebuah forum diskusi, menghasilkan sebuah keputusan bersama untuk mengusung sebuah gerakan literasi. gerakan tersebut diberi nama “Gerakan Bersama Menuju Maros Kabupaten Literasi”.

Di Kabupaten Maros provinsi sulawesi selatan, terdapat sebuah komunitas gemar baca yang di prakarsai oleh guru-guru muda pada tanggal 11 desember 2013.

Komunitas tersebut bernama OBC Maros (Oemar bakrie Community). sebagai guru, tentunya dalam mengembangkan minat baca siswa adalah tugas pokok sekaligus tanggung jawab moril yang wajib ditanamkan dalam diri setiap guru. Setiap guru memiliki hubungan emosional yang cukup tinggi dengan siswa, sehingga kelemahan dan kekurangan siswa dapat dengan cepat terdeteksi.

Para guru guru muda dapat menerjemahkan dengan baik tentang keadaan ini, sehingga mereka membentuk komunitas literasi. Tujuan awal dibentuknya komunitas literasi tersebut adalah sebagai wadah untuk berdiskusi para guru.

Mereka membahas berbagai permasalahan yang dihadapi disekolah masing masing demi lancarnya proses pembelajaran di dalam kelas agar tugas dan cita cita bersama mencerdaskan kehidupan bangsa sesuai amanah UUD 1945 dapat segera terwujud.

Faktor yang mempengaruhi setiap permasalahan anak berasal dari internal dan eksternal lingkungan anak itu sendiri sehingga diperlukan perubahan secara menyeluruh, sistematik dan berkesinambungan.

Oleh karena itu, OBC Maros pada setiap kesempatan mengadakan diskusi untuk menemukan solusi terbaik. Pada akhirnya ditemukanlah sebuah pola baru dalam menanamkan minat baca, yaitu dengan mengusung Visi “Maros Gemar Baca.”

Literasi atau keberaksaraan adalah kemampuan memahami dan mengambil manfaat terhadap segala fenomena yang ada disekeliling baik dengan cara membaca, menulis, menghitung, berkarya dan bersikap.

Literasi sendiri bukanlah hal yang baru dan tabu dimasyarakat khususnya di kalangan umat islam, sebab perintah pertama untuk umat islam adalalah membaca dan kita ketahui bahwa membaca adalah induk dari literasi. sesuai dengan ayat pertama kitab suci umat islam yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW yang terdapat dalam surah al alaq ayat 1 yaitu “Bacalah”.

Berbagai misi dalam menunjang tercapainya visi komunitas OBC Maros secara terarah mampu dilaksanakan dengan baik. Adapun misi komunitas yaitu kampanye pentingnya budaya literasi dalam kehidupan, melaksanakan secara maksimal gerakan literasi sekolah di sekolah masing masing, menggelar lapak baca di hutan kota kabupaten maros, membentuk kafe baca, membentuk komunitas binaan literasi di setiap kecamatan, menggelar kemah literasi dan pameran literasi serta seminar literasi.

Pekan demi pekan mereka lalui bersama dengan penuh kesadaran bahwa untuk mewujudkan sebuah budaya literasi diperlukan komitmen yang tinggi dan konsisten terhadap program program yang kita usung bersama.

Setiap hari ahad pagi dengan melawan rasa ego untuk beristrahat dari sepekan penuh mengabdikan diri bekerja ditempat tugas masing masing, kami bangkit membawa setumpuk buku untuk digelar di hutan kota kabupaten maros. tempat ini adalah pusat keramaian warga Kabupaten Maros dihari libur karena tempat ini menawarkan kesejukan diantara penatnya suasana kota dan pemerintah kabupaten maros pun menyediakan berbagai sarana olah raga.

Lapak baca kami ramai dikunjungi oleh masyarakat mulai dari kalangan anak anak hingga orang dewasa.

Kegiatan lapak baca ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak, baik perorangan, pemerintah maupun pihak swasta. Adapun kendala yang kami hadapi pada awal pelaksanaannya yaitu kurangnya jumlah buku, tetapi dengan kegigihan teman teman bergerilya mencari buku dan kedermawanan para sumbangsi kendala tersebut dapat teratasi dan sampai pada saat ini jumlah buku sudah mencapai 1.500 judul yang sudah terklasifikasi sesuai dengan kandungan buku, latar belakang pembaca dan tingkatan usia.

Pada kegiatan kafe baca, OBC Maros bekerjasama dengan beberapa pemilik warung kopi di pusat kota kabupaten maros. mereka dipercayakan untuk menghias dinding dengan berbagai tulisan ajakan membaca dan menyimpan beberapa buah rak buku lengkap dengan bukunya. kegiatan kegiatan kami berupa pelatihan dan seminar dipusatkan di kafe-kafe tersebut.

Setiap anggota komunitas yang masuk dalam kafe tersebut wajib untuk membaca minimal 10 menit sebelum aktivitas lainnya dilaksanakan dan menawarkan pengunjung lain untuk membaca buku yang disediakan di rak buku. Kegiatan inipun cukup mendapat perhatian khususnya para penikmat kopi.

Mereka berharap kegiatan tersebut mampu menginisiasi banyak pihak sehingga suatu saat rak rak buku dapat kita temukan di semua tempat seperti di kantor kantor pemerintahan, di perusahaan-perusahaan swasta, di warkop warkop, dan di sudut-sudut tempat umum.

Hidup adalah tentang perjuangan, Kualitas kehidupan sangat ditentukan intensitas perjuangan. Seberapa kuat kita berjuang, Setepat apa tapak yang kita lalui, maka jawabannya adalah komitmen dan konsistesi dalam menapaki apa yang kita perjuangkan.

Sesuatu yang kita citakan membutuhkan ruang dan waktu untuk membuatnya nyata begitupun tentang mewujudkan budaya literasi, diperlukan dua kekuatan besar untuk menggapainya yaitu usaha dan Doa. Kerja ikhlas, kerja cerdas dan kerja keras dijunjung sebagai sebuah prinsip.

Untuk mencapai sebuah budaya dengan skala kabupaten, tentunya kegiatan OBC Maros tidak hanya dipusatkan di area kota kabupaten tetapi juga dipelosok pelosok desa yang tersebar di berbagai kecamatan diantaranya adalah pembentukan komunitas bianaan di berbagai kecamatan.

Di antara komunitas binaan yang sudah terbentuk adalah Formasi Aksara di Kecamatn Tompobulu, pemuda majannang di kecamatan maros baru, labuaja membaca di kecamatan cenrana dan sementara merancang komunitas bianaan lainnya di semua kecamatan.

OBC Maros menerima penghargaan sebagai pelopor gerakan literasi kabupaten Maros pada tahun 2017 oleh bupati maros dan diundang sebagai komunitas teladan literasi pada launching literasi provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2018

Kerjasama antar berbagai pihak adalah kunci utama tersebarnya virus literasi , sehingga dianggap perlu untuk menjaling kerjasama dalam hal literasi. pemerintah daerah kabupaten Maros telah menggelar Focus Group Discussion/FGD pada desember 2017 yang menghadirkan perwakilan semua instansi pemerintahan, ORMAS dan OKP yang ada di kabupaten maros dengan mengusung tema “Maros menuju kabupaten literasi.”

Kampanye kegiatan literasi perlu aktif dan terus digaungkan. Untuk memastikan program ini berjalan dengan baik, maka OBC Maros melaksanakan berbagai cara yaitu dengan aktif mengirimkan semua kegiatan di media khususnya facebook dan berita online, memanfaatkan baliho tentang manfaat berbudaya literasi yang dipajang ditempat umum, dan melaksanakan kemah literasi di pelosok pelosok desa.

Kegiatan serupa terus mereka laksanakan karena mereka berkeyakinan bahwa mengajak dengan program jauh lebih efektif daripada sekedar berteori.

Hasil yang dicapaipun semakin terlihat dengan sikap penerimaan masyarakat terhadap kegiatan kegiatan yang mereka laksanakan. Pada masa pandemi di tahun 2020, OBC Maros lebih aktif mengikuti seminar seminar pendidikan dan menyelesaikan beberapa buku garapan mereka.

OBC Maros terus bergerak!

[*mgp]

Leave a Reply