warnasulsel.com

Seleksi FLS2N 2019 diikuti siswa SD se-Kecamatan Manggala

WARNASULSEL.com – Sejumlah SD di wilayah Kecamatan Manggala, Kota Makassar, mengikuti seleksi Festival dan Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2019. Kepala SD Negeri Borong, Dra Hj Hendriati Sabir, mengaku mendapat kehormatan sekolah SD Kompleks Borong menjadi tuan rumah even tahunan ini.

“Kami hanya inisiator FLS2N tingkat Kecamatan Manggala ini, yang diadakan secara berjenjang, mulai dari tingkat kecamatan sampai tingkat nasional,” kata kepala sekolah yang akrab disapa Bu Indri itu.

Baca juga: Talkshow edukasi SMSG: anak-anak kita krisis Pendidikan karakter

FLS2N tingkat Kecamatan Manggala diadakan pada Jumat (26/04/2016) sejak pagi hingga sore. Selain para siswa, kegiatan ini dihadiri juga oleh para pengawas, kepala sekolah, guru-guru dan orangtua murid. Ada 39 SD negeri dan swasta se-Kecamatan Manggala.

FLS2N merupakan kegiatan yang digagas oleh Direktorat Pembinaan Sekolah Dasar, Dirjen Pendidikan Dasar dan Menengah, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia. Tujuan kegiatan ini untuk memberikan wadah berkreasi bagi peserta didik tingkat sekolah dasar. Karena disadari bahwa pendidikan di SD merupakan pondasi bagi pembentukan karakter, seperti rasa empati, simpati, sosial dan kepedulian, partisipatif serta kreatif.

Kepala Plt UPTD Pendidikan Kecamatan Manggala, Dr H. Syarifuddin, M.Pd, mengharapkan agar peserta yang keluar sebagai pemenang perlu diberi sentuhan lagi untuk pemantapan biar lebih baik.

Ada 5 mata lomba yang dipertandingkan, di mana masing-masing lomba dinilai oleh 3 orang juri. Lomba dimaksud adalah lomba pantomim, tari, menyanyi solo, gambar bercerita, dan lomba kriya anyam. Meski begitu setiap sekolah belum tentu mengikuti semua mata lomba.

Guru SD Inpres Antang I, Satriani, S.Pd, menceritakan bahwa sekolahnya ikut semua mata lomba karena mereka melakukan pembinaan rutin. Sehingga jika sewaktu-waktu ada lomba, mereka sudah siap. Pembina kesenian berasal dari guru–guru yang disesuaikan dengan bakat masing-masing.

“Di sekolah kami setiap cabang seni dibina oleh dua guru. Saya sendiri membina pantomim,” kata Satriani sembari membantu murid-muridnya yang akan lomba.

Baca juga: 4 penulis Sulsel terpilih jadi penulis bahan bacaan literasi Kemendikbud 2019

Para peserta mengaku senang ada kegiatan seperti ini karena mereka bisa mengespresikan bakat dan hobinya. Misalnya peserta dari SD Inpres Perumnas Antang III bernama Jesicha Iin Wulandari, mengaku tidak sulit berlatih pantomim karena ia pernah juga ikut lomba serupa.

Begitupun dengan Karina, murid kelas VB, SDN Borong, yang ikut lomba menganyam, juga mengaku tidak sulit membuat keranjang anyaman. Karina menyebut, sebelum lomba, ia sempat melihat YouTube supaya bisa meniru bentuk keranjang.

Aneka lomba yang dihadirkan mampu memukau dan menghibur penonton yang hadir. Sesekali terdengar tawa saat peserta lomba pantomim menampilkan gerak yang terlihat lucu. Begitupun dengan lomba nyanyi solo yang berada satu panggung dengan lomba pantomim dan lomba menari. Penonton sesekali ikut bernyanyi ketika lagu yang dibawakan juga akrab di telinga mereka, baik lagu wajib “Doa Anak Negeri”, lagu pilihan wajib “Indonesia Jaya”, maupun lagu pilihan yang merupakan lagu daerah.

Berikut ini pemenang FLS2N 2019 tingkat Kecamatan Manggala.

Juara I lomba gambar bercerita dari SD Negeri Borong.
Juara I lomba pantomim dari SD Akar Panrita Mamminasata.
Juara I lomba kriya anyam dari SD Inpres Perumnas Antang III.
Juara I lomba nyanyi solo dari SD Negeri Borong.
Juara I lomba menari dari SD Inpres Perumnas Antang III.

Para pemenang di tingkat kecamatan ini segera mengikuti seleksi pada hari Senin, 29 April 2019, untuk tingkat Kota Makaasar.(*)

Laporan Jurnalis Warga: Rusdin Tompo

Editor

Portal media kiwari yang menyajikan berita lebih mendalam

View all posts by Editor →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *