Peristiwa
Selamat! Ini Pemenang Sayembara Naskah Kajian Literasi Berbasis Konten Lokal Perpusnas RI Tahun 2023
WARNASULSEL.com – Perpustakaan Nasional Republik Indonesia (Perpusnas RI) umumkan pemenang sayembara naskah Kajian Literasi Terapan Berbasis Konten Lokal 2023.
Dewi Kartikasari, PLT Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca Perpusnas RI dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan apresiasi kepada seluruh peserta atas keikutsertaan dalam kegiatan ini.
“..Seluruh naskah yang dihasilkan menjadi hak milik Perpustakaan Nasional RI dan akan diberdayakan bagi kepentingan pemustaka dan seluruh masyarakat di Indonesia melalui layanan secara fisik dan digital,” kata PLT Kepala Pusat Analisis Perpustakaan dan Pengembangan Budaya Baca, Dewi Kartikasari melalui penyampaian tertulis dengan nomor surat B.5411/4/PPM.05/IX.2023 tertanggal 15 September 2023.
Bahkan seluruh peserta pemenang sayembara naskah Kajian Literasi Terapan Berbasis Konten Lokal 2023 akan diundang langsung dalam tahapan workshop secara daring. Selain itu, beberapa perwakilan peserta sayembara naskah Kajian Literasi Terapan Berbasis Konten Lokal 2023 akan diundang luring pada acara Gemilang Perpustakaan Nasional RI tanggal 11 Oktober 2023.
Berikut nama-nama yang terpilih.
| No | Nomor Urut Pendaftaran | Nama Penulis | Judul Naskah | Asal |
| 1 | 40 | Fitrawan Umar | Kalong Watansoppeng: Identitas Kota, Identitas Warga | Kab. Pinrang, Sulawesi Selatan |
| 2 | 3 | Viona | Kopi di Tanah Ambon: Racikan, Budaya hingga Rekonsiliasi | Jakarta Utara, Dki Jakarta |
| 3 | 10 | Desy Arisandi | Gulai Ampai: Memotret Perempuan, Sejarah, dan Keajaiban Ladang Lewat Sayur Bening Khas Musi Rawas | Lubuklinggau Utara, Sumatra Selatan |
| 4 | 42 | Adi Wijaya | Cara Orang Bugis Merayakan Cinta | Makasar, Sulawasi Selatan |
| 5 | 38 | Tjut Zakiyah Anshari | Wisata Kuliner Pasar Senggol dari Konvensional ke Modern | Kab. Tulungagung, Jawa Timur |
| 6 | 56 | Aprilina Prastari | Jejak Silat Betawi di Pinggir Kota Bekasi | Bekasi, Jawa Barat |
| 7 | 65 | Nurhawara | Masyarakat Budong-Budong; Penjaga Tradisi di Zaman Modernisasi | Kab. Mamuju Tengah, Sulawasi Barat |
| 8 | 25 | Rinaldi Syahputra Rambe | Mengintegrasikan Nilai-Nilai Kearifan Lokal Etnis Angkola-Mandaling Pada Realitas Kehidupan Masa Kini | Kota Sibolga. Sumatera Utara |
| 9 | 16 | Sakina Amaliah Pratiwi | Yomakan: Adat, Budaya dan Cerita yang Tak Terliput dari Tanah Papua Barat | Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat |
| 10 | 9 | Jefrianto | Tak Ada yang Kebetulan: Kehidupan Di Atas Sesar Palu Koro | Palu, Sulawesi Tengah. |
| 11 | 11 | Riki Eka Putra | Ikan Larangan | Padang, Sumatra Barat |
| 12 | 57 | Sabir | Sarung Sutra Wajo dan Berlembar-Lembar Kenangan | Makassar, Sulawesi Selatan |
| 13 | 51 | Ibnu Syahri Ramadhan | Sanger: Racikan Kopi Khas Aceh dan Nilai-Nilai Kearifannya | Kabupaten Aceh Besar, N Aceh |
| 14 | 28 | Hidayat Fathoni Amrullah | Menemukan Kembali Ikan Samu: Makanan Fermentasi Tradisional Khas Kalimantan Selatan | Kota Balikpapan, Kalimantan Timur |
| 15 | 48 | Mirawati, S. Pd., M. Pd. | Sekomandi; Mengikat Benang, Mengikat Kekeluargaan | Mamuju, Sulawesi Barat |
Dari 15 peserta, ada 3 yang berasal dari Sulawesi Selatan yakni Fitrawan Umar, Sabir (S Gegge Mappangewa) dan Adi Wijaya. Sedangkan Nurhawara, Mirawati dan Sakina Amaliah Pratiwi merupakan peserta dari Provinsi Sulawesi Barat, atau salah satu Provinsi termuda di Indonesia, serta satu peserta dari Palu, Sulawesi Tengah, atas nama Jefrianto yang mengambil judul “Tak Ada yang Kebetulan: Kehidupan di Atas Sesar Palu Koro”.
Adapun tim juri dalam sayembara ini yaitu Drs Supriyanto Prabowo, M.Si sebagai Ketua, dan 4 juri lainnya sebagai anggota yakni Nelwaty, S.S, M.Si, Dr. Achmad Fachrodji, M.Si, Dr. Nina Mayesti, S.S., S.Kom, M.Hum dan Gol A Gong, Duta Baca Indonesia.(*MgP)


