Disdik Gowa Gelar Pelatihan K-13 di Tiap Kecamatan

Warnasulsel.com – Perencanaan Kurikulum 2013 atau yang biasa disebut K-13 saat ini masih menjadi kendala di beberapa daerah di tanah air. Hal ini juga mempengaruhi para guru yang mengajar di beberapa pelosok.

Melalui pemerintah di tingkat Kabupaten/Kota, tingkat Provinsi maupun pada tingkatan pusat, penyempurnaan penerapan K-13 dalam bentuk pelatihan ini sudah seringkali digelar sejak tahun 2017, baik melalui Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) maupun melalui Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan pendidikan dan Tenaga Kependidikan (P4TK).

Di beberapa daerah saat ini masih dilakukan pelatihan penerapan K-13 untuk meningkatkan kemampuan para guru. Seperti yang dilakukan oleh Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa saat ini.

Beberapa perwakilan guru dari tiap sekolah se-Kabupaten Gowa, mendapat kesempatan untuk mengikuti pelatihan K-13.

Hal ini disampaikan oleh Muh. Taufik, Kepala Bidang Pembinaan Pendidikan Sekolah Dasar Dinas Pendidikan Kabupaten Gowa di ruang kerjanya, Selasa (9/7/2018).

“Kegiatan kami sekarang ini yaitu melatih guru-guru tentang kurikulum 2013 di tiap kecamatan,” katanya.

“Tiap sekolah mendapat tiga perwakilan. Satu guru agama, dan dua guru kelas,” lanjut Muh Taufik.

warnasulsel.com

Muh Taufik, Kabid Pembinaan Pendidikan SD Disdik Gowa | Foto: warnasulsel.com

Ia menyadari saat ini kompetensi guru terhadap K-13 masih kurang sehingga perlu diadakan pembinaan dan pelatihan.

Target utama K-13 ini yakni agar sekolah bisa menghasilkan para alumni yang punya kompetensi sesuai dengan tuntutan, memiliki kemampuan kerjasama yang baik, dan berkarakter kuat serta mampu memecahkan masalah.

Selain itu diharapkan alumni sekolah memiliki standar kompetensi pendidikan yang sejalan dengan tuntutan perubahan dunia kerja dan dunia industri yang berkembang saat ini.

Jika merujuk pada Road-map implementasi pendidikan periode 2015 -2020 yang telah disusun oleh Pusat Kurikulum dan Perbukuan, maka implementasi K-13 ditargetkan selesai pada Juli 2020. Pada waktu yang ditentukan itu, seluruh tingkatan pendidikan sudah mengaplikasikan kurikulum 2013.

Berdasarkan data Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan, untuk saat ini sekolah yang sudah mengimplementasikan K-13 tahun ajaran 2017/2018 telah mencapai 134.811 sekolah.

Leave a Reply