Connect with us

Peristiwa

Kepala BKN Melaunching Pojok Baca Digital di Kantor BKN Regional IV Makassar

Published

on

Spread the love

Kepala Badan Kepegawaia Negara Dr. Bima Haria Wibisana di dampingi Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan Sijaya, Deputi Bidang Sistem Informasi Kepegawaian BKN Suharmen dan Kepala Kantor BKN Regional IV Makassar, melakukan launching Pojok Baca Digital (Pocadi) di Kantor BKN Regional IV Makassar, Selasa (9/11/2021).

Pojok Baca Digital tersebut merupakan bantuan dari Perpustakaan Nasional RI kepada Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan untuk ditempatkan di ruang pelayanan Kantor BKN Regional IV Makassar, yang penyerahannya telah dilakukan secara simbolis oleh Plt. Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman kepada Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar beberapa bulan lalu pada acara Rakor Kepegawaian di Hotel Dalton Makassar.

Pocadi menurut Kadis DPK Sulsel Hasan Sijaya, merupakan salah satu program prioritas Perpustakaan Nasional RI, yang saat ini telah mampu kita jabarkan ke setiap lembaga yang ada, salah satunya di BKN regional wilayah IV Makassar ini .

Pocadi dikembangkan oleh Perpustakaan Nasional bekerja sama dengan Pemerintah Daerah ataupun Kementerain Lembaga dengan gagasan untuk memudahkan akses informasi. Prinsip dasar perluasan Pocadi dengan poin-poin sebagai berikut 1. Memperluas layanan perpustakaan agar dapat dinikmati di pusat-pusat kegiatan masyarakat, 2. Konten / Koleksi yang tersedia dirancang Inklusif menurut Strata Sosial Penggunanya, 3. Berbasis Teknologi Digital, 4. Konten bahan bacaan yang beragam dan menarik.

Pocadi adalah tempat membaca yang menyediakan koleksi buku cetak dan buku digital (ebook). Koleksi eBook yang ada di Pocadi berasal dari konten yang tersimpan pada lokal server dan juga konten iPunas, semua bisa dipinjam dan diunduh mengunakan aplikasi iPusnas. Pocadi juga dilengkapi dengan perangkat pop up dan aplikasi untuk media promosi, kegiatan serta koleksi ebook, audio dan video yang direkomendasi pada banner yang tersedia.

Kadis Hasan Sijaya pada acara Launching Pocadi ini juga menjelaskan kepada kepala BKN bahwa Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan juga telah mereplikasi program pocadi ini, untuk ditempatkan di beberapa masjid dan pesantren di daerah-daerah. Pada tahun ini penerima manfaat Pocadi Sulsel ada 10 titik yang tersebar di kabupaten/kota.

Dalam sambutan pengarahannya se saat setelah melakukan unboxin yang menandai peresmian pemanfaatan Pocadi di Kantor BKN Regional IV Makassar ini, Kepala BKN Bima Haria Wibisana mengatakan budaya baca itu perlu, dan orang Indonesia bukanlah orang yang gemar membaca, oleh karena itu keberadaan pojok baca digital ini diharapkan dapat mendorong peningkatan budaya baca masyarakat.

Yang paling penting bagi saya, menurut Bima Haria, membaca itu mampu membawa imajinasi seseorang. Imajinasi itu adalah salah satu faktor penting untuk kita bisa bersaing di masa depan, bukan kemampuan pengetahuan tetapi kemampuan berimajinasi.

“Dari imajinasi itulah kemudian muncul kreatifitas, dari kreatifitas muncul inovasi dan dari inovasi muncul daya saing. Tampa imajinasi daya saing tidak akan pernah ada. Itulah kenapa perusahaan-perusahaan garasi sekarang merajai dunian, awalnya di garasi mereka berimajinasi, kemudian berinovasi akhirnya bisa merajai dunia sekarang seperti google, Microsoft, apple, amazon. Hanya dengan imajinasi itulah mreka menjadi leader,” jelasnya.

“Jadi membaca untuk pengembangan imajinasi. Kalau imajenasinya tidak terbentuk kompetensinya juga tidak terbentuk,” tegasnya.

Baik Kepala BKN maupun Kepala DPK Sulsel berharap pojok baca digital ini betul-betul dapat dimanfaatkan sesuai dengan peruntukannya agar bisa bermanfaat.

“Kalau pocadi ini tidak dimanfaatkan, nantinya hanya akan menjadi museum. Sebab suatu benda itu bisa bermanfaat kalau dia digunakan,” kuncinya. * (naz)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *