Peristiwa
Disaksikan Wakil Bupati Soppeng, Kadis Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Serahkan Bantuan Paket Pojok Baca Digital ke Perpustakaan Masjid Agung Darussalam Soppeng
Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan Moh. Hasan Sijaya, S.H, M.H di dampingi Sekretaris Dinas Widyawaty, S.Sos, M.H, Kepala Bidang Perpustakaan Drs. Yulianto, M.M bersama sejumlah pejabat pengawas (eselon IV) dan pejabat fungsional pustakawan DPK Sulsel melakukan kunjungan kerja di Kabupaten Soppeng, Selasa (2/11/2021).
Kehadiran Kepala DPK Sulsel bersama rombongan di Kota Kalong ini , disambut Wakil Bupati Soppeng Ir. H. Luthfi Halide, M.P di dampingi Kepala DPK Kabupaten Soppeng, Hamzah, S.Sos, M.Si bersama jajaran DPK Kabupaten Soppeng.

Dalam kunjungan kerjanya kali ini ke Kabupaten Soppeng, Kadis DPK Sulsel Hasan Sijaya menyerahkan bantuan Program Transformasi Perpustakaan konten Pojok Baca Digital (Pocadi) berupa 400 eksemplar buku, 1 set Rak Buku, 2 unit Komputer, 2 unit meja komputer, 2 buah kursi, 1 unit Smart TV 43 inci, 1 unit UPS Stabilizer Listrik, 1 unit meja informasi, 1 unit sofa, 1 set karpet dan 1 paket desain aksesoris untuk Perpustakaan Masjid Agung Darussalam Watansoppeng.
Penyerahan bantuan Pocadi secara simbolis ini dilakukan di Kantor DPK Kabupaten Soppeng oleh Kadis DPK Sulsel Hasan Sijaya kepada Pengurus Masjid Agung Darussalam Watansoppeng yang diterima oleh Koordinator Humas Drs. Patang, M.Pd. Penyerahan bantuan tersebut disaksikan langsung Wakil Bupati Soppeng Luthfi Halide selaku Ketua Badan Pengelola Masjid Agung Darussalam Watansoppeng bersama Kadis DPP Sulsel.

Dalam sambutan penerimaannya, Hamzah yang baru sekitar sepekan menjabat sebagai Kadis DPK Soppeng menyampiakan terima kasih kepada Kepala DPK Sulsel atas kunjungan kerjanya di Kabupaten Soppeng. Ia berharap kunjungan ini dapat mejadi momentum untuk membangun sinergitas yang kuat antara DPK Sulsel dan DPK Kabupaten Soppeng di masa yang akan datang.
Sementara itu, dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan Pocadi tersebut, Kadis Hasan Sijaya menyampaikan salam hormat dari bapak Plt. Gubernur Sulsel, mewakili beliaulah selaku Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam rangka memajukan gerakan literasi kita di Kabupaten Soppeng.
Menurutnya, bentuk perhatian Pemerintah Provinsi Sulawesi maupun Perpustakaan Nasional RI dalam mendukung gerakan literasi di Kabupaten Soppeng sudah lebih dari kabupaten lain. Jumlah penerima manfaat replikasi mandiri program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan ada tiga titik perpustakaan desa, ditambah bantuan Pojok Baca Digital untuk Perpustakaan Masjid Agung Darussalam Watansoppeng.

Sementara dari Pemerintah Pusat, jumlah penerima manfaat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dari Perpusnas di Kabupaten Soppeng ada 12 titik Perpustakaan Desa, tahun ini Soppeng Juga mendapatkan bantuan dana DAK untuk pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan senilai 10 Milyar.
Pembangunan Gedung Layanan Perpustakaan tersebut juga telah ditinjau langsung oleh Kadis DPK Sulsel sebelum menyerahkan bantuan Pocadi, progresnya sudah hampir rampung.

Hasan Sijaya berharap bantuan yang telah diberikan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya dalam rangka memajukan gerakan literasi di Sulawesi Selatan, dengan tagline mencerdaskan anak bangsa dari desa.
“Apapun yang kita lakukan tentunya kami sangat berharap respon, perhatian dan dukungan dari Pemangku Kebijakan Pemerintah setempat, dan hari ini menjadi suatu kebanggaan bagi kita di dalam penerimaan seperti ini, hadir langsung Bapak Wakil Bupati Soppeng. Ini menjadi ukuran gambaran kemajuan gerakan literasi kita khususnya yang ada di Kabupaten Soppeng,” ujarnya.

Sementara itu, dalam sambutan pengarahaanya pada acara penyerahan bantuan Pocadi tersebut, atas nama pemerintah dan masyarakat Kabupaten Soppeng, Wakil Bupati Soppeng menyampaikan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya atas perhatian, dukungan dan bantuan yang diberikan Pemerintah pusat melalui Perpustakaan Nasional dan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Perpustakaan dan Kearsipan dalam rangka memajukan gerakan literasi mencerdaskan masyarakat khususnya di Kabupaten Soppeng.
Ia juga meminta kepada jajaran DPK Kabupaten Soppeng untuk lebih giat mengajak masyarakat berkunjung ke perpustakaan, dan memanfaatkan fasilitas bantuan yang telah diberikan untuk meningkatkan kecerdasan, sumber daya manusia dan kesejahteraannya.

Usai menyerahkan bantuan Pocadi, Wakil Bupati Soppeng bersama Kadis DPK Sulsel beserta rombongan dan Kadis DPK Soppeng melakukan kunjungan ke Rutan Kelas II B Watansoppeng. Kunjungan ini dimaksudkan sebagai sebuah upaya untuk memberikan dorongan khususnya kepada para penghuni rutan untuk dapat memanfaatkan ruang perpustakaan membaca buku berdiskusi dan melakukan kegiatan positif dan bermanfaat lainnya.
Ruang perpustakaan yang ada di rutan, menurut Hasan Sijaya, menjadi tempat yang istimewa khususnya bagi para penghuni di situ sedikit dia bisa mendapatkan kebebasan, keleluasaan, inovasi. Karena itu ia berharap ruang perpustakaannya dibuat nyaman dan dilengkapi dengan koleksi buku-buku yang dibutuhkan.
Pada kesempatan itu, Hasan Sijaya menyerahkan bantuan buku, yang sebagian besar adalah buku-buku life skill dan buku-buku agama untuk menambah koleksi buku yang ada di ruang perpustakaan Rutan Watansoppeng.

Usai melakukan kunjungan ke Rutan, Kadis Hasan Sijaya dan rombongan bersama Wakil Bupati dan Kepala DPK Soppeng melakukan kunjungan ke Perpustakaan Desa Panincong, salah satu desa penerima manfaat replikasi mandiri program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial Provinsi Sulawesi Selatan. Dalam kungjungannya tersebut Kadis Hasan Sijaya juga menyerahkan bantuan buku dan bantuan dana untuk kegiatan operasional pengelolaan perpustakaan desa.

Perpustakaan Macakka Desa Tellu Limpoe adalah perpustakaan desa terakhir yang dikunjungi Kadis Hasan Sijaya bersama rombongan. Perpustakaan desa ini adalah Penerima manfaat program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial dari Perpusnas, dan selama dua tahun bertutut-turut telah mengharumkan nama Sulawesi Selatan pada acara PLM Nasional setelah ditetapkan menjadi perpustakaan desa terbaik dalam implementasi program Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial tahun 2019 dan tahun 2020 bersama Perpustakaan Desa Ganra dan Perpustakaan Desa Lompulle. * (naz)

