Connect with us

Peristiwa

Tim Juri Lomba Perpustakaan Umum Terbaik Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi Sulsel Kunjungi Desa Gunung Silanu Kabupaten Jeneponto dan Kelurahan Cempaga Kabupaten Bantaeng

Published

on

Spread the love

WARNASULSEL.com – Setelah melakukan penilaian administrasi/instrumen terhadap sejumlah Perpustakaan Desa/Kelurahan pada tanggal 8-9 Juni 2021 lalu, Tim Juri Lomba Perpustakaan Umum Desa Terbaik Tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2021 yang terdiri dari Hj. Nurlaila Arief, S.H., M.IP dari Perpustakaan UNHAS, Ir. Lubis L, M.T dari Dinas Komunikasi Imformatika, Statistik dan Persandian Prov. Sulsel dan Mukhlis, S.E., M.M dari Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Prov. Sulsel telah menetapkan enam Perpustakaan  Desa/Kelurahan yang akan dikunjungi untuk melakukan penilaian lapangan.

Keenam Perpustakaan Desa/Kelurahan tersebut adalah Perpustakaan Gudang Ilmu Desa Kanawatu, Kecamatan Wotu, Kabupaten Luwu Timur, Perpustakaan Cempaka Indah Kelurahan Cempaga Kecamatan Bangkala, Kabupaten Bantaeng, Perpustakaan Cerdas Desaku Desa Usa, Kecamatan Palakka, Kabupaten Bone, Perpustakaan Mappamacca Desa Kebo, Kecamatan Lilirilau, Kabupaten Soppeng, Perpustakaan Al-Fauzan Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto dan Perpustakaan Mabbaca WTB Kelurahan Bacukiki, Kecamatan Bacukiki, Kota Parepare.

Berdasarkan jadwal penilaian yang telah disusun sebelumnya, Senin (21/6/2021) Tim Juri melakukan kunjungan/ penilaian lapangan di Perpustakaan Al-Fauzan Desa Gunung Silanu, Kecamatan Bangkala, Kabupaten Jeneponto dan di Perpustakaan Cempaka Indah Kelurahan Cempaga Kecamatan Bangkala, Kabupaten Bantaen.

Kahadiran Tim Juri yang di dampingi Panitia Nazaruddin, S.Ag., M.Sos.I, Hj. Syamsiah, S.Sos., M.AP dan Dra. Hj. Isnaini di Perpustakaan Al-Fauzan Desa Gunung Silanu, disambut dengan prosesi adat Anggaru dan tari-tarian penyambutan dari pemuda pemudi setempat. Juga hadir dalam penilaian tersebut Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Jeneponto, Syarifuddin, S.Sos,  M.Si bersama sejumlah stafnya, Kepala Desa Gunung Silanu, Khaeruddin.

Menurut Ketua Perpustakaan Al-Fauzan M. Amiluddin, S.Ag, Perpustakaan ini dulunya adalah perpustakaan yang dia dirikan dan dikelola sendiri dan dalam perkembangan selanjutnya karena antusias warga terutama para remaja untuk datang berkunjung dan berkegiatan di perpustakaan ini cukup tinggi, maka perpustakaan ini kemudian dijadikan Perpustakaan Desa yang terus dibenahi dan dilengkapi berbagai sarana dan fasilitas, termasuk taman baca yang indah di halaman luar gedung perpustakaan.

Perpustakaan ini juga memiliki dua buah pojok baca yang lokasinya terpisah dari lokasi perpustakaan. Menurut Muslim, pengelola perpustakaan Al-Fauzan, dulunya tempat itu sering dijadikan tempat ngumpul-ngumpul bagi anak-anak dan remaja, dari pada hanya dijadikan tempat ngerumpi dan aktifitas yang tidak bermanfaat maka pengelola perpustakaan kemudian mengalihfungsikan tempat itu menjadi sebuah pojok baca.

Setelah melakukan penilaian di Perpustakaan Al-Fauzan Desa Gunung Silanu, tim juri melanjutkan penilaian di Perpustakaan Cempaka Indah, Kelurahan Cempaga, Kecamatan Tompo Bulu, Kabupaten Bantang. Tim juri dijemput langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng Dr. H. Akil Resa, M.BA di Perbatasan Kabupaten Jeneponto- Bantaeng dan dipandu dengan menggunakan mobil perpustakaan keliling, menelusuri bukit, area persawahan, hutan dan pegunungan yang indah.

Kehadiran Tim Juri di Kelurahan Cempaga yang berada di lingkungan yang suasananya lebih bernuansa pedesaan ini, disambut oleh Camat Tompobulu H. A. Basruddin, S.Sos, Kapolsek Tompobulu AKP Suhardi dan Lurah Cempaga A. Zaenal Sofyan, S.Pd, bersama sejumlah Staf dari Kelurahan dan Kecamatan serta staf dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Kabupaten Bantaeng dan pengelola perpustakaan setempat.

Lurah Cempaga A. Zaenal dalam sambutan penerimaannya menjelaskan bahwa ruangan yang dijadikan perpustakaan ini adalah ruang dapur Kantor Kelurahan. Namun sadar akan pentingnya pembinaan sumber daya manusia (SDM) maka runga dapur ini sedikit demi sedikit dibenahi dan akhirnya beralih fungsi dijadikan perpustakaan kelurahan.

“Kelurahan Tompo Bulu ini memiliki potensi sumber daya alam (SDA) yang cukup besar. Tentu saja potensi SDA dan SDM ini harus dipadukan. Di sinilah pentingnya buku dan pendidikan. Kita bisa jadi manusia yang sempurna seperti sekarang ini dasarnya adalah buku,” ujar A. Zaenal sembari menambahkan bahwa meski memiliki anggaran yang minim di banding dengan anggaran yang ada di desa, pihaknya terus berupaya sedikit demi sedikit menata dan mengembangkan perpustakaan ini, dengan berbagai strategi termasuk menjalin kerjasama dengan berbagai pihak untuk melakukan berbagai kegiatan seperti pelatihan tata rias dan pelatihan otomotif.

“Kami berupaya mengembangkan perpustakaan ini berbekal pengabdian dan keikhlasan dan alhamdulillah kami dapat menjadi juara I di Kabupaten Bantaeng dan dipercaya mewakili Kabupaten Bantaeng di Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Provinsi. Gerakan kami ini sebenarnya, ingin membangkitkan motivasi bagi para kepala desa khususnya yang ada di Bantaeng bahwa kelurahan dengan anggaran yang minim saja dapat berbuat untuk menciptakan perpustakaan seperti ini, apalagi Desa yang punya anggaran yang besar,” jelas A. Zaenal.

Sementara itu, Camat Tompo Bulu H.A. Basruddin dalam sambutannya mengatakan apa yang dilakukan oleh Lurah Cempaga bersama pengelola perpustakaan adalah sebuah upaya yang luar biasa dalam rangka peningkatan minat baca masyarakat, dan mudah-mudahan ini bisa menjadi motivasi bagi lurah dan kepala desa khususnya di Kecamatan Tompobulu untuk bisa berbuat yang lebih baik lagi demi perkembangan dan kemajuan daerah ini. * (naz)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *