Connect with us

Kampus

Optimalkan Ketahanan Hasil Panen, Mahasiswa KKN-T Unhas Kenalkan Edible Coating di Desa Bonto Lojong

Published

on

Spread the love

WARNASULSEL.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Inovasi Daerah Gelombang 115 Universitas Hasanuddin (Unhas) melaksanakan kegiatan sosialisasi dan pembuatan edible coating (lapisan pelindung alami hasil tani) berbasis pati. Kegiatan ini dilaksanakan di Kantor Desa Bonto Lojong, Kecamatan Ulu Ere, Kabupaten Bantaeng, Senin (12/01).

Dengan didampingi oleh Bhabinkamtibmas Desa Bonto Lojong, Udhin, kegiatan dimulai dengan pemaparan tujuan serta manfaat penggunaan edible coating dalam memperpanjang umur simpan hasil pertanian, dilanjutkan dengan diskusi interaktif, serta praktik pembuatan edible coating.

Salah satu mahasiswa KKN dari Program Studi Agribisnis, Muhammad Aidil Zainuddin, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan umur simpan hasil tani agar tetap segar dan awet lebih lama, mengurangi tingkat kerusakan mekanis, serta meningkatkan nilai jual produk petani di Desa Bonto Lojong.

“Pelaksanaan kegiatan pembuatan edible coating di Bonto Lojong dilakukan karena desa ini memiliki potensi hasil pertanian yang melimpah, namun masih menghadapi tantangan dalam mempertahankan kualitas dan umur simpan produk pascapanen. Hal tersebut dapat berdampak pada penurunan nilai jual di pasaran. Kami menggunakan bahan ramah lingkungan dan mudah didapatkan, sehingga masyarakat setempat tidak bergantung terhadap bahan kimia sintetis dalam penanganan hasil tani,” ujarnya.

Dalam pelaksanaannya, digunakan berbagai bahan yang ramah lingkungan dan mudah diperoleh. Aidil menambahkan bahwa pemanfaatan edible coating berbasis pati merupakan langkah awal penanganan pascapanen dalam mempertahankan kualitas hasil tani sebelum didistribusikan ke pasar lokal maupun daerah lain.

Kegiatan ini melibatkan kelompok tani, karang taruna, dan ibu rumah tangga Desa Bonto Lojong. Peserta juga diberikan produk dan brosur edible coating agar dapat diterapkan secara mandiri di rumah masing-masing dan menjadi inovasi produk UMKM pertanian yang berkelanjutan.

“Melalui program ini, diharapkan masyarakat dapat menerapkan edible coating secara mandiri untuk memperpanjang umur simpan hasil pertanian mereka, mengurangi kerugian pascapanen, serta meningkatkan kesejahteraan petani melalui peningkatan kualitas dan nilai jual produk,” pungkas Aidil.

Editor media warnasulsel.com - Portal media kiwari yang menyajikan berita lebih hangat berfokus berita pendidikan, sastra, buku dan literasi di sulawesi selatan