warnasulsel.com

Tenggelamnya KMP Lestari Maju, Suara Panik Anak Kecil Hingga Gaji 13 ASN yang Ludes

Warnasulsel.com – Selasa (3/7/2018) pagi, cuaca tidak bersahabat mulai memenuhi awan langit wilayah bagian selatan Pulau Sulawesi.

Sebelumnya Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) sudah memprediksi cuaca di Kepulauan Selayar dengan kondisi berawan dan arah angin tertiup dari Timur ke Tenggara 4-25 knots.

Bahkan beberapa daerah di Sulawesi-Selatan mulai pagi hingga sore hari, sedang diterpa angin dan hujan ringan.

warnasulsel.com
Keadaan angin di Indonesia, 2/7/2018 | bmkg.go.id

Siang hari sekitar pukul 14.00 Wita, beredar foto-foto melalui grup Whatsapp dan Facebook terkait bencana yang dialami Kapal Motor Penumpang (KMP) Lestari Maju.

Kapal ini dihantam ombak hingga tenggelam ketika hendak berlayar dari Pelabuhan Bira, Kabupaten Bulukumba pada pukul 10.00 Wita ke Pelabuhan Pamatata, Kabupaten Selayar, Sulawesi Selatan.

Kapal yang mengangkut ratusan penumpang dan puluhan kendaraan bermotor yang terdiri dari mobil pribadi, truk, bus, dan motor itu, seketika mendarat darurat di sekitar Pantai Pabadilang, Selayar sekitar pukul 14.30 Wita.

Pukul 15.00 Wita mulai tersebar foto dan video di media daring, tampak badan kapal berbalik. Para penumpang tampak panik. Masing-masing penumpang diberi pelampung keselamatan. Tapi suasana tampak cemas.

Bahkan dalam video singkat berdurasi satu menit dua puluh detik yang banyak tersebar itu, terdengar jeritan takut salah seorang anak sedang memanggil ibunya.

“Maa’, Maa’ siniki’ ma.. Mamaa.”

Tak lama kemudian, laut dipenuhi oleh penumpang kapal. Beberapa penumpang masih ada yang berpegangan pada bangkai kapal. Bahkan beberapa kendaraan pun terlihat sudah mengapung di atas lautan.

warnasulsel.com
Korban KMP Lestari Maju | Foto: Istimewa

Ketika peristiwa ini terjadi, Tim Basarnas Bantaeng, Bulukumba dan Makassar segera menuju lokasi untuk memberikan penyelamatan. Sesampai di lokasi, beberapa Tim Basarnas, berhasil mengevakuasi beberapa korban yang meninggal. Akan tetapi, belum ada data jelas terkait identitas korban. Sebab sampai saat ini, Tim masih bekerja mencari korban.

warnasulsel.com
Muatan KMP Lestari Maju | Foto: Istimewa

Kabar menarik muncul belakangan. Bahwa salah satu dari 40-an kendaraan yang ikut hanyut, terdapat mobil milik Bank Sulselbar yang membawa Gaji ke -13 Aparatur Sipil Negara (ASN) Kabupaten Selayar. Disebutkan total gaji 13 yang dibawa KM Lestari Maju ini berjumlah 30 Miliar Rupiah.

Akan tetapi, sebagaimana yang disampaikan oleh Irmayanti Sultan, Pemimpin Group Treasury Bank Sulselbar dalam jumpa pers pada Selasa (3/7/2018) sore di ruang Humas Bank Sulselbar, Jl. Dr. Ratulangi, Makassar, tidak mempermasalahkan hal itu. Menurutnya dana itu sudah diasuransikan semuanya.

“Dana itu telah kami asuransikan semuanya. Kami selalu mencover dengan asuransi agar aman,” kata Irmayanti.

Mengenai jumlah korban, sampai berita ini diturunkan, sudah ditemukan korban yang berjumlah 12 orang. Hal itu disampaikan oleh Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani.

“Informasi terakhir yang kami terima, 12 orang meninggal termasuk satu bayi,” kata Dicky. Ia mengungkapkan penyebab kejadian ini karena adanya lambung kapal yang bocor. “Kapal bocor sehingga air masuk di bagian lambung kapal. Kapal jadi oleng dan kandas di pantai,” pungkasnya.

warnasulsel.com
Tampak seorang ibu sedang mencoba menyelamatkan bayinya di atas Kapal | Foto: Istimewa

 

 

Editor

Portal media kiwari yang menyajikan berita lebih mendalam

View all posts by Editor →

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *