Connect with us

Kampus

Gelar Monev Internal Hibah DPPM, LPPM Universitas Tamalatea Makassar Dorong Keberlanjutan Riset ke Pengabdian

Published

on

Spread the love

​Makassar, warnasulsel.com, Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Tamalatea Makassar (UTAMA) melaksanakan Monitoring dan Evaluasi (monev) Internal bagi para dosen penerima Hibah DPPM KEMDIKTISAINTEK. Kegiatan yang berlangsung di ruang rapat Universitas Tamalatea Makassar, Kamis (23/10/25).

Kegiatan ini ini bertujuan untuk memantau kemajuan dan memastikan kualitas luaran penelitian serta pengabdian.Sebanyak lima judul proposal dipresentasikan dalam monev kali ini, terdiri dari 4 judul penelitian dan satu judul pengabdian kepada masyarakat.

Ketua LPPM UTAMA, Akmal Novrian Syahruddin, SKM. M.Kes., dalam sambutannya menyampaikan bahwa monev ini merupakan kegiatan wajib dan bagian dari siklus penjaminan mutu internal bagi para dosen yang telah berhasil mendapatkan hibah.

​”Kegiatan ini adalah komitmen kami untuk menjaga akuntabilitas dan kualitas riset serta PKM di lingkungan Universitas Tamalatea,” ujarnya.

Akmal berharap, kedepan semakin banyak dosen yang dapat lolos dan mendapatkan hibah penelitian, sehingga upaya ini dapat memberikan kontribusi besar bagi institusi dalam pengembangan ilmu pengetahuan.

“Tentunya kami berharap ke depan akan semakin banyak lagi dosen-dosen yang lolos dan mendapatkan hibah. Semakin banyak hibah yang diperoleh, semakin besar pula kontribusi institusi kita dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pemberdayaan masyarakat,” harapnya.

​Sementara itu, Dr. Rahmawati, SKM. M.Si., selaku reviewer internal, dalam evaluasinya, menjelaskan bahwa tujuan utama dari monev kemajuan ini untuk memantau progres pelaksanaan agar sesuai dengan proposal yang diajukan, mengidentifikasi kendala yang dihadapi, serta memastikan capaian luaran telah memenuhi target.

​Lebih lanjut, beliau menekankan pentingnya keberlanjutan dari hasil penelitian yang dilakukan, ia menekankan pentignya hasil riset dipublikasi melalui jurnal ilmiah.

“Penelitian jangan hanya berhenti di laporan akhir, hasil riset harus didorong ke tahap selanjutnya, seperti publikasi ilmiah bereputasi, dan yang terpenting, harus bisa diterapkan atau diintegrasikan dalam bentuk pengabdian kepada masyarakat sehingga dampaknya bisa dirasakan langsung,” terangnya.

 

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *