Kolom
Redakan Ketimpangan Ekonomi Bagi Lansia
Oleh : Nadiya Tsabita Anwar
Mahasiswa S1 Pendidikan Sosiologi Universitas Negeri Yogyakarta, D.I Yogyakarta
Masalah ketidakadilan ekonomi pada kelompok lanjut usia dan akses terhadap layanan kesehatan merupakan hal yang kompleks dan perlu penanganan yang menyeluruh. Di Indonesia dan negara lain, lansia rentan terhadap masalah kesehatan karena ketidaksetaraan ekonomi yang juga memberikan beban pada keluarga. Lansia sering memerlukan perawatan kesehatan kompleks dan mahal, karena penyakit yang kronis, namun banyak dari mereka yang tinggal dengan pendapatan tetap setelah pensiun. /
Kondisi ini semakin kritis karena ketidakseimbangan perekonomian membuat mereka sulit mengakses layanan kesehatan yang memadai. Sistem jaminan sosial yang kurang memadai juga menjadi masalah, sehingga pembaruan pensiun dan jaminan sosial diperlukan. Penyediaan fasilitas kesehatan yang ramah lansia, pelatihan tenaga kesehatan, dan asuransi kesehatan khusus untuk lansia juga perlu ditingkatkan. Untuk memastikan lansia dapat menjalani masa tua dengan sehat dan sejahtera, kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, komunitas, dan masyarakat sangatlah penting.
Solusi terhadap masalah ini memerlukan pendekatan yang terintegrasi. Peningkatan dan renovasi system pensiun serta jaminan social untuk memberikan dukungan yang lebih baik kepada lansia adalah langkah awal yang penting. Ini juga mencakup kenaikan manfaat pensiun, santunan kesehatan, atau program bantuan yang ditargetkan untuk kelompok lansia kurang mampu. Sejatinya, memperjuangkan kesetaraan dan keadilan bagi lansia adalah investasi dalam masyarakat yang lebih beradab dan empatik.
Ini adalah tanggung jawab kolektif kita untuk memastikan bahwa senja usia mereka diwarnai dengan kehormatan, bukan ketidakpastian. Mari kita bersama-sama membangun masa depan yang inklusif, di mana tiap orang, tanpa memandang usia, dapat hidup dengan martabat dan kebahagiaan.

