Kolom
Jeneponto Berhasil Munurunkan Angka Stunting dengan Rembuk Stunting
Oleh: Salsabila Syah
Prodi Adminsitrasi Kesehatan Universitas Negeri Makassar
Jeneponto, sebuah kabupaten yang memikat di Sulawesi selatan, menghadapi permasalahan kekayaan budaya, tantangan stunting menjadi sorotan utama yang memerlukan perhatian serius dan Tindakan Bersama Tingginya prevalensi stunting di jeneponto dan kemiskinan ekstrem tertinggi di sulsel.
Pada tahun tahun 2022, berdasarkan SSGI, prevalesnsi stunting di jeneponto sebesar 39,8 persen yang mengalami peningkatan dari tahun 2021 sebesar 37,9 persen ini mencerminkan kondisi Kesehatan anak-anak yang memerlukan perhatian mendalam.
Bupati jeneponto yang diwakili oleh sekretaris daerah (sekda) kabupaten jeneponto Muh. Arifin Nur, SH, MH membuka acara rambuk stunting di tingkat kabupaten jeneponto, di ruang pola panrangnuanta, Rabu (29/3/2023). Acara ini bertujuan untuk mendapatkan komitmen penurunan stunting dari forkopimda dan kepala OPD.
Sekda Arifin menyampaikan harapan agar kegiatan terintegritas di semua sektor dapat menurunkan prevalesensi stunting. Selain itu, pemkab jeneponto terus meningkatkan cakupan jaminan Kesehatan masyarakat. Dengan adanya gelar rembuk stunting di jeneponto yang diselenggarakan oleh pemkab jeneponto menujukkan komitmen pemerintah dalam upaya Bersama menangani masalah stunting untuk meningkatkan Kesehatan masyarakat.
Kabupaten jeneponto disulawesi selatan berhasil mengatasi tantangan serius stunting dengan menerima penghargaan dari presiden Joko Widodo. Masalah utama melibatkan rendahnya pemahaman gizi, peran krusial perempuan dalam pola makan kelarga, dan kendala akses terhadaap pangan berkualitas. Program pemberdayaan perempuan,Pendidikan gizi di sekolah dan dukunga pada petani lokal menjadi Langkah strategis.
Pemerintah daerah memainkan peran penting dgan dukungan finansial dan kebijakan yang di dukung. Kolaborasi yang kuat antara pemerintah, masyarakat,dan stakeholder menciptakan sinergi untuk penurunan signifikan dalam kasus stunting. Mesikupun tntangan kompleks, optimisme terpancar dari penghargaan yang diterima, menujukkan bahwa jeneponto dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam mengatasi stunting dalam memastikan pertumbuhan optimal bagi generasi mendatang.
Pemerintah kabupaten jeneponto, Sulawesi selatan menerima penghargaan dari presiden Indonesia, Joko Widodo atas kempuannya menekankan dan menurunnya kasus stunting. Penyerahan penghargaan itu berlangsung pada rapat koordinasi nasional (Rekornas percepatan penurunan angka stunting di istana wakil presiden republik Indonesia, jalan merdeka selatan Jakarta, jumat 6 oktober 2023.
Penghargaan tersebut di terima langsung oleh bupati jeneponto, Iksan Iskandar yang di serahkan langsung oleh wakil presiden RI K.H. Ma’ruf Amin. Melalui program pemkab jeneponto berhasil menurunkan kasus keluarga berisiko stunting secara signifikan. Pada tahun 2021, data keluarga berisiko stunting sebesar 51.293 jiwa turun menjadi. 13.40 jiwa pada tahun2023. Bupati menyampaikan terimkasih kepada perangkat daerah, stakeholder, dan unsur forkopimda atas dukungan mereka dalam upaya menekan kasus stunting.


