Puisi puisi syamsul alam; lelaki kepada perempuannya

LAGU TENTANG MENGGENGGAM

Sebelum pintu rumahmu terbuka,
sepatu-sepatu di gigiku telah lahir sebagai badai besar
tapi hanya ingin menghancurkan pelukannya sendiri.
Banyak yang pergi dan berlari sekadar untuk melupakan,
padahal cinta seperti bola di tangan anak kecil.
Ke manapun terlempar dan tersesat bentuknya
akan tetap sama. Kemudian perjalanan adalah kalung
bagi setiap orang.
Memiliki langit dan berupaya memelihara kau
ketika berada di dalam pesawat
dengan lidahmu yang pernah menyentuh jemariku
pada saat aku terluka untuk membantumu
mengiris bawang di dapur kesayanganmu.

Semalam suntuk aku mendengarkan radio.
Ada lagu tentang menggenggam sesuatu
yang berakhir sebagai tanda koma dan tidak bisa
berbicara selain meneteskan air mata.

Kesedihan barangkali adalah celana dalam
yang membuat kita malu-malu
dan tak pernah dipajang pada sebuah pameran lipstik
atau parfum atau perabot rumah atau di kau
bahkan di aku.

Baca juga : Puisi puisi indah fitriani sukri; juang

JANTUNGKU

1)
Jantungku adalah gerak pohon yang melepaskanmu ke udara
kau akan melihatku mengukur jarak dan bertelanjang ketika
di kamar mandi yang tak memiliki atap
sebab ayahku percaya bahwa hujan jatuh adalah jemari ibu yang
akan membuatku lebih sering menyakiti dada sendiri daripada
membunuh orang lain.

Hitungan yang entah keberapa aku siap mengunjungimu
lelaki akan selalu punya alasan untuk bepergian.
Tapi satu-satunya alasan untuk kembali
adalah tak menemukan keberadaanmu.

2)
Jantungku adalah sepasang kalimat yang tiba-tiba
hilang di catatan harianmu.
kau lupa menghafal kalimat itu dan merasa bahwa suamimu akan
menemukannya di kepala wanita lain.
Setiap detik hatimu bergetar,
seperti getaran pada saat aku diburu ketakutan hanya karena
perbedaan suara di pemilihan umum.

Hari-hari kau memasak di dapur hanya untuk memastikan
bahwa kau adalah wanita.
Aku berubah menjadi korek api. Sabun cuci piring. Kayu bakar
dan yang aku tak tahu namanya demi mencegah kau mencari
pisau untuk urat di pergelangan tanganmu.

3)
Jantungku adalah akar-akar perjalanan yang berusaha
menjadi masa lalu di kepalamu.
Aku ingin rambutmu tumbuh dari segala kenangan kita.
Lalu mencintai tak butuh diingat
cukup menemui jalan untuk dewasa sendiri.
maka tiada keberadaan yang mengajari kita bersedih di dalam
kamar atau di bekas pertemuan.
33

Jika mati,

Kata-kata akan pulang ke rahimnya sendiri
suatu saat akan terlahir sebagai gerimis lain yang tak menyimpan
kenangan aku dan kau.

Bila saja sempat,
maka kita buat tanda masing-masing agar kelak
mampu mengenali satu sama lain.
Tapi lupa adalah benda yang tak pernah bisa menyelesaikan
apa-apa termasuk rencana kita.

4)
Jantungku adalah jalanan lengang yang takut kemacetan namun
padat akan kata dan perkataan.
Bukan masalah jika kau merahasiakan segala yang
menidurkanmu di lenganku.

Cinta memang telah bermasalah semenjak dia dilahirkan,
huruf-huruf yang menyusunnya adalah huruf-huruf yang telah
mencopot dadanya untuk tidak merasakan kesedihan sama sekali.

Kita berusaha menyambung benang-benang
dari rambut orang lain
kita saling mengkhawatiri perihal ketaksetiaan padahal cinta tak
pernah diajarkan untuk menetap di satu pelukan.

Aku serta kau boleh menggenggam sesuatu
tapi jangan merasa telah memiliki seutuhnya
biarkan kepergian menjadi kepergian dan memiliki sebagai
bentuk kepergian lainnya.

LELAKI KEPADA PEREMPUANNYA

Cepat atau lambat engkau akan tahu.
Lelaki sepertiku hanya bisa berbaring dan membiarkan
waktu membagi-bagi dirimu ke dalam semua musim.
Mengingat engkau sebisa mungkin dan meletakkanmu
di mana-mana agar sebisa mungkin segala yang aku
sentuh kelak berupa atau serupa dirimu.

Lalu setelah itu rindu menjelma tudung sunyi
seusai pintu-pintu hujan berhasil kau jadikan tali
untuk mengikat hari-hariku.

KORBAN KOTA

Di telingamu menggantung peristiwa-peristiwa mengenai
pelukan yang suka kau pamerkan ketika ke pesta.
Tapi orang melihat kau layaknya hutan dengan pohon-pohon
yang hari ini ditebang satu. Besok dua. Lusa tiga.
Hingga kau hampir telanjang.
Hingga kekasihmu berupa orang-orang yang lari
dari kesetiaan pada kekasihnya.

Kota terkadang keparat
dan manusianya sering mengorbankan banyak orang
untuk kebahagiaannya sendiri.
Lalu menolak pengorbanan dirinya untuk kebahagiaan banyak
orang. Sampai berbagai hal kelam tak jadi masalah untuk
diperlihatkan ke manusia lain.

Sungguh kini kau tak sedang baik-baik
dan aku mengkhawatirimu sebentar malam.

syamsul alam | lahir di Lauwa, Kec. Biringbulu, Gowa Provinsi
Sulawesi Selatan pada 05 Februari 1990. Suka mencintai dan
mengkhawatirkan banyak hal termasuk keragu-raguan ketika
hendak menggenggam sesuatu.

Editor @warnasulselcom

Portal media kiwari yang menyajikan berita lebih mendalam

Recent Posts

  • Daerah
  • Peristiwa

FLP ranting UINAM gelar pelantikan, upgrading dan raker periode 2019-2020

  WARNASULSEL.com - Sebagai agenda lanjutan dari Musyawarah Ranting pada 20 Oktober 2019 lalu, Forum Lingkar Pena melaksanakan Pelantikan, Upgrading…

1 week ago
  • Daerah
  • Peristiwa

M Galang Pratama beri motivasi literasi di SD Kompleks Borong

  WARNASULSEL.com - Khusus untuk SD Negeri Borong, anak-anak diajak melakukan field trip ke beberapa tempat.     Setiap kelompok…

1 week ago
  • Daerah
  • Peristiwa

Tagana masuk sekolah di SD Kompleks Borong

    WARNASULSEL.com - Pagi itu, Kamis, 7 November 2019 ratusan anak dari SDN Borong dan SD Inpres Borong berkumpul…

1 week ago
  • Daerah
  • Peristiwa

Pertemuan perdana Fokasi IT Pelajar Makassar

      WARNASULSEL.com - Forum Komunikasi IT atau Fokasi Pelajar Makassar menggelar pertemuan perdananya, Sabtu (2/11/2019).   Kegiatan yang…

2 weeks ago
  • Peristiwa

Lomba debat ilmiah meriahkan selebrasi bulan bahasa SMAIT Nurul Fikri Makassar

    WARNASULSEL.com - Literasi Sains dikenal sebagai jenis literasi dasar yang menghadirkan banyak informasi kepada pembaca atau pendengar.  …

2 weeks ago
  • Cawah
  • Uncategorized

Street quotes ini bisa bikin kamu seketika merenung

WARNASULSEL.com-  Dikutip dari laman FB Haru D. Fold, beberapa street quotes ini bisa membuat kita sejenak merenung. Terutama banyak dari…

3 weeks ago