[PUISI] Alvian Rivaldi Sutisna; Di persimpangan jalan harapan

Di Persimpangan Jalan Harapan

 

Manis, rambut panjangmu teruntai dalam bayang

semu. Aku terjatuh, dibangunkan sosok mimpi.

 

Aku terbelenggu dalam poros malam, kamu

mengumpat di sela gantungan baju, kemudian

muncul saat aku sedang menulis kisah

menjalani hari tanpa kamu.

 

Lewat jam delapan malam, kamu semakin dekat,

datang saat aku sedang rapuh.

Bukannya aku sembuh, malah jatuh.

 

Pikiran adalah rotasi hidup yang paling manjur,

untuk mewujudkan ilusi berupa imajinasi. Paginya,

kamu datang lagi, menemani awal hariku.

 

Tapi, kamu tertawa lihatku begini. Lihat saja besok pagi,

aku akan seperti itu lagi.

 

2020

 

Minum Kopi

 

Aku minum kopi dengan santai saat sore hari

dan bertanya “Mengapa kopi ini sangat pahit?”.

 

Aku pergi ke kamar mandi dan menempatkan

kopi tersebut di pulau yang tersembunyi.

 

Aku balik lagi dan minum kopinya,

ternyata hambar. Aku lupa tidak memberi

ramuan seni, budaya, dan bahasa di dalamnya.

 

Dengan menambahkan ramuan itu, rasanya

tiba-tiba berubah menjadi manis.

 

Saking menikmatinya, kopinya tumpah dan

menjadi lautan yang indah. Namun, aku tetap

membaca koran sembari menikmati keragaman

yang juga sudah menjadi bagian dalam kopi itu.

 

2020

 

Sarapan

 

Pagi-pagi sekali Ibu

sudah berangkat dari kasur,

dengan penuh hati-hati,

ia langkahkan kakinya ke dapur

 

Ibu segera menyiapkan sarapan

Rupa-rupa menu ia siapkan

 

Dibuka kulkasnya, ada

menu menunggu

menu kelabu

dan menu termangu

 

Ibu mulai meracik bumbunya,

ia siapkan bumbu

senyum dan bumbu kecut

 

Kemudian diaduk dan terlihat

bumbu yang paling menonjol

 

Ternyata dalam memasak

tidak usah buru-buru, setidaknya

dinikmati karena yang paling

menonjol itulah yang dijadikan

sarapan semu

 

2020

 

Alvian Rivaldi Sutisna. Biasa dipanggil Alvian. Lahir di Bekasi pada bulan Februari 1998. Lulus kuliah tahun 2019 di Universitas Singaperbangsa Karawang. Puisinya masuk dalam antologi Surat Cinta Robert Mellema untuk Mama (2019), Risalah Sajak Negeriku (2019), Imajinasi Ruang (2020), Seni dan Pandemi (2020). Dua artikelnya terbit di harian Radar Karawang. Semasa kuliah, aktif di Bemsika. Mengelola blog seputarfiksi.blogspot.com. Bisa dihubungi melalui surel akun.alvianrivaldi@gmail.com atau laman Instagram @alvianrvaldi.

Leave a Reply