Nasib al-Qur’an di tengah godaan teknologi

Oleh Rosmayasari

Hari demi hari, pekan berganti bulan bahkan tahun berlalu ditelan waktu. Tetap saja pesona Al-Qur’an terpancarkan. Meski berusaha tertutupi oleh hijab teknologi.

Sebagai umat Islam, tentunya Al-Qur’an harus menjadi buku bacaan utama. Lagu paling Indah.Bacaan paling menentramkan, walau kilau teknologi menggoda mata. Menawarkan agar lebih cepat kepada Tuhan.

Kini di mana saja kita bisa belajar, kapan saja bisa berdoa. Menbaca, mengaji, bersilaturahmi bahakan ada berbagai kemudahan untuk berbuat baik.

Yah… Namun sangat disayangkan. Kekuatan besar teknologi diramu sebagai candu.

Kita seringkali dibuat terlena dengan menghabiskan waktu. Memang ia sengaja disiapkan untuk memutus ingatan manusia. Tentang adanya pahala dan dosa Juga mengenai kehidupan selanjutnya di akhirat.

Hingga, kini ummat muslim seakan lupa. Kita lupa akan hakikat sebuah kemuliaan. Dan juga lupa dengan kewajibannya sebagai Islam yakni Sholat lima waktu.

Jangankan tergerak memahami Al-Qur’an dan hadits. Kita sering kali disibukkan dengan dunia hayalan dan melewatkan begitu saja sampai-sampai menghabiskan waktu dengan kesia-siaan.

Perih hati menyaksikan nasib Al-Qur’an. Padahal Dia mampu mengobati luka lara, kegundaan kegelisahan yang selalu melanda hati.

Dia senantiasa memanggil “Ayo baca aku, maka hidupmu akan tenang.”

Surat dari seorang yang dicinta selalu dibaca namun surat dari Tuhannya dilalaikan begitu saja.

Paling miris lagi ketika lebih takut kehilangan kekasih hati daripada takut dengan peringatan Al-Qur’an.

Kekhawatiran Rasulullah saw. mengenai nasib Al-Qur’an yang diperlakukan secara tidak terhormat oleh umatnya. Seperti pada firman Allah.

wa qoolar-rosuulu yaa robbi inna qoumittakhozuu haazal-qur`aana mahjuuroo

Terjemahnya:
“Dan Rasul (Muhammad) berkata, “Ya Tuhan-ku, sesungguhnya kaumku telah menjadikan Al-Qur’an ini diabaikan.” (QS. Al-Furqan: 30).

Mungkin kaum muslim telah lupa dengan kemuliaan dan keagungan Al-Qur’an. Mari kita coba mengingat kembali.

Bahwasanya Al-Qur’an itu buku pedoman hidup manusia yang terlengkap serta mukjizat terbesar Nabi Muhammad saw hingga akhir zaman?

Bahkan gunung-gunung yang kokoh pun tak mampu menerima keagungan Al-Qur’an? Coba sama-sama kita perhatikan dan resapi dalam hati firman-Nya.

lau anzalnaa haazal-qur`aana ‘alaa jabalil laro`aitahuu khoosyi’am mutashoddi’am min khosy-yatillaah

“Sekiranya Kami Turunkan Al-Qur’an ini kepada sebuah gunung, pasti kamu akan melihatnya tunduk terpecah belah disebabkan takut kepada Allah.” (QS. Al-Hasyr: 21).

Ingatkah kita bahwa Sang Pencipta Alam menyebut Al-Qur’an sebagai perkataan yang berat?

innaa sanulqii ‘alaika qoulan saqiilaa

“Sesungguhnya Kami akan menurunkan perkataan yang berat kepadamu.” (QS. Al-Muzzammil 73: Ayat 5).

Ingatkah kita bahwa Al-Qur’an yang turun secara bertahap selama 23 tahun dan kini telah berumur 1400 tahun lebih ini masih tetap terjaga dan keasliaannya tanpa ada perubahan ? Adakah kitab seagung kitab suci ini?

innaa nahnu nazzalnaz-zikro wa innaa lahuu lahaafizhuun

“Sesungguhnya Kamilah yang menurunkan Al-Qur’an, dan pasti Kami (pula) yang memeliharanya.” (QS. Al-Hijr 15: Ayat 9)

Ingatkah kita bahwa kandungan Al-Qur’an mencakup segala sesuatu? Dan kandungannya selalu fresh dan tak pernah ketinggalan jaman?

wa nazzalnaa ‘alaikal-kitaaba tibyaanal likulli syai`iw wa hudaw wa rohmataw wa busyroo lil-muslimiin

“Dan Kami turunkan Kitab (Al-Qur’an) kepadamu untuk menjelaskan segala sesuatu, sebagai petunjuk, serta rahmat dan kabar gembira bagi orang yang berserah diri (muslim).” (QS. An-Nahl 16: Ayat 89).

maa farrothnaa fil-kitaabi min syai`in summa ilaa robbihim yuhsyaruun

“Tidak ada sesuatu pun yang Kami luputkan di dalam Kitab, kemudian kepada Tuhan mereka dikumpulkan.” (QS. Al-An’am 6: Ayat 38).

Setega itukah kita?

Kitab seagung ini diabaikan oleh ummat muslim sendiri. Mengaku Allah Tuhannya, Islam agamanya, Al-Qur’an adalah kitabnya, dan Nabi Muhammad Saw adalah Rasulnya. Dengan bangganya berkata demikian.

Dan mereka para non muslim berlomba-lomba meneliti Al-Qur’an dan menemukan berbagai penemuan yang menakjubkan darinya, sementara kita ummat muslim hanya mampu berkata “Benar sudah ada dalam Al-Qur’an” Tapi.. apa yang kita lakukan. Pahamkah dengan isinya. Jangankan mengamalkan, merenungkannya pun tidak.

Padahal ada ribuan ilmuwan di dunia masuk islam karena keajaibannya atas izin Allah. Mereka yang awal tidak senang akhirnya penasaran, lalu membaca, mengkaji mencari makna dibalik ayat demi ayat.

Dan kita apa yang telah kita lakukan? Bukankah ini menunjukkan sungguh luar biasa Al-Qur’an ini?

Ayolah, kita kembali pada Al-Qur’an.

Sadarkan jiwa, kita genggam pusaka yang agung Qalam Ilahi. Kembali kepada Al-Qur’an, kita baca kembali, menghafalkan, memahami, dan amalkannya.

Ini untuk kita, aku, kamu, dan mereka generasi berikutnya yakni anak cucu kita kelak. Semoga menjadi generasi rahmatan lil alamiin. Dan juga generasi Al-Qur’an. Aamiin.

Kalau bukan kita siapa lagi? Kalau tidak memulai sekarang, kapan lagi?

Bila suara tanpa mampu lagi sampai padamu. Biarlah kata terangkai untuk bersenandung menyentuh hatimu. Tiada daya dan upaya mampu kupersembahkan.

Maaf… Ini bukan tentang aku yang lebih paham tentang Al-Qur’an. Hanya saja ini adalah jalan Dakwah. Dakwah itu Cinta.

Karena aku mencintaimu karena Allah.

Kita semua adalah makhluk yang terbaik ciptaan Allah. Sebaik-baik manusia adalah banyak memberikan manfaat bagi orang lain. Biarlah lewat tulisan ini ku tunjukkan rasa yang tak mampu terungkap.

Sekali lagi bersama kita kembali pada Al-Qur’an.

Al-Qur’an adalah kehidupan.
Al-Qur’an adalah Nafas bagi Jiwa.
Hidup tenang dan damai Bersamanya.
Menanti Ridho Allah demi sebuah Impian meraih surga terindah yakni Surga Firdaus.

Salam Cinta dariku.
Hamba yang Fakir Ilmu.
Berharap senantiasa mendapat bimbingan dari Allah Swt.
“TERUS BERUSAHA MENJADI LEBIH BAIK. SEBAB YANG KEKAL ADALAH PERUBAHAN.”

*Rosmayasari atau biasa disapa maya atau maryam. Seorang perempuan yang memiliki nama pena myrose lahir di Malaysia pada tanggal 25 April 1996. Lulusan Pendidikan Fisika UINAM. Salah satu guru di Sekolah Alam Insan Kamil Gowa. Bisa dihubungi melalui Wa: 082189385512 Ig: @myrose_maryam fb: @Rosmayasari_Myrose.

Baca

Leave a Reply