Islamic Tourism Expo 2018 Digelar di Makassar

Warnasulsel.com – Perhelatan Islamic Tourism Expo (ITE) 2018 kini digelar di Makassar, sebagai kota pertama setelah Jakarta.

ITE 2018 di Makassar berlangsung selama dua hari Kamis – Jumat (5-6/7/2018) di Claro Hotel, Jalan AP. Pettarani. Pameran ini diikuti sebanyak 28 exhibitor international dan 21 exhibitor nasional dan lokal di kota Makassar.

ITE 2018 di Makassar | Foto: Int

“Iya, kegiatan ini digelar dua hari di Makassar. Sedangkan untuk yang di Jakarta tanggal 8,” kata Wardah, Project Manager Islamic Tourism Expo (ITE), Jumat (6/7/2018).

Wardah, Project Manager ITE 2018 | Foto: warnasulsel.com

Kegiatan ini dilaksanakan di beberapa negara seperti Pakistan, Turki, Malaysia dan India.

“Jadi selain di Makassar (Indonesia) dilaksanakan juga di negara-negara lain, dengan peserta Internasional yang sama di beberapa negara itu,” sambung Wardah.

Wardah bercerita bahwa kegiatan ITE ini seperti halnya roadshow.

“Namanya juga beda-beda tiap negara. Misal di Malaysia namanya Mecca. Di sini namanya ITE,” tuturnya.

Makassar menjadi kota pertama di luar Jakarta yang menjadi tempat berlangsungnya ITE ini. Karena panitia melihat adanya potensi tersembunyi dari Makassar.

“Baru tahun ini di Makassar. Sangat sulit meyakinkan. Tapi akhirnya bisa. Karena potensi market di Makassar itu besar,” lanjutnya. “Kan di Makassar (Sulsel) sangat banyak pemberangkatan jemaah tiap tahunnya.”

Ruang registrasi pengunjung ITE 2018 | Foto: warnasulsel.com

Untuk jumlah pengunjung sendiri. Panitia mengharapkan adanya peningkatan dari hari sebelumnya.

“Kemarin ada 1500, diharapkan hari ini bisa lebih banyak.”

Wardah, Project Manager ITE 2018 juga membahas sisi lain dari ITE 2018.

“Jadi ini namanya Muslim Tour. Bukan cuma umroh/haji. Travel memberikan paket destinasi halal. Misal kunjungan negara ke Jepang. Jadi di sana mendatangi Masjid atau tempat wisata dengan jamuan makanan halal. Jadi lebih pas namanya perjalanan wisata halal.”

Exhibitor ITE 2018 | Foto: warnasulsel.com

Untuk target transaksi, Wardah mengatakan pameran ini targetnya 60 Miliar.

“Jadi target transaksi 60 M, karena ini adalah paket internasional, bukan hanya paket umroh, tapi juga perjalanan, bisnis, dan yang lain,” tutup Warda.

Editor @warnasulselcom

Portal media kiwari yang menyajikan berita lebih mendalam

Recent Posts

  • Daerah
  • Peristiwa

FLP ranting UINAM gelar pelantikan, upgrading dan raker periode 2019-2020

  WARNASULSEL.com - Sebagai agenda lanjutan dari Musyawarah Ranting pada 20 Oktober 2019 lalu, Forum Lingkar Pena melaksanakan Pelantikan, Upgrading…

2 weeks ago
  • Daerah
  • Peristiwa

M Galang Pratama beri motivasi literasi di SD Kompleks Borong

  WARNASULSEL.com - Khusus untuk SD Negeri Borong, anak-anak diajak melakukan field trip ke beberapa tempat.     Setiap kelompok…

2 weeks ago
  • Daerah
  • Peristiwa

Tagana masuk sekolah di SD Kompleks Borong

    WARNASULSEL.com - Pagi itu, Kamis, 7 November 2019 ratusan anak dari SDN Borong dan SD Inpres Borong berkumpul…

2 weeks ago
  • Daerah
  • Peristiwa

Pertemuan perdana Fokasi IT Pelajar Makassar

      WARNASULSEL.com - Forum Komunikasi IT atau Fokasi Pelajar Makassar menggelar pertemuan perdananya, Sabtu (2/11/2019).   Kegiatan yang…

2 weeks ago
  • Peristiwa

Lomba debat ilmiah meriahkan selebrasi bulan bahasa SMAIT Nurul Fikri Makassar

    WARNASULSEL.com - Literasi Sains dikenal sebagai jenis literasi dasar yang menghadirkan banyak informasi kepada pembaca atau pendengar.  …

3 weeks ago
  • Cawah
  • Uncategorized

Street quotes ini bisa bikin kamu seketika merenung

WARNASULSEL.com-  Dikutip dari laman FB Haru D. Fold, beberapa street quotes ini bisa membuat kita sejenak merenung. Terutama banyak dari…

3 weeks ago