Dinas Perpustakaan dan Kearsipan perkuat sinergi dengan PKK dan Dekranasda Sulsel

WARNASULSEL.com – Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (DPK) Provinsi Sulawesi Selatan pada tahun 2021 ini akan terus memperkuat kerjasama dan sinergitasnya dengan Tim Penggerak PKK dan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Provinsi Sulawesi Selatan.

Untuk mewujudkan hal itu, jajaran DPK Sulsel yang dipimpin langsung Kepala Dinasnya Moh. Hasan Sijaya, melakukan pertemuan dengan pengurus Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Selatan bersama Pengurus Dekranasda Provinsi Sulawesi Selatan, guna membahas berbagai program dan kegiatan yang akan dikerjasamakan.

Pertemuan yang berlangsung di ruang rapat Gedung Layanan Perpustakaan Ibu dan Anak, Senin (11/1/2021), dihadiri Wakil Ketua IV PKK Sulsel, Vien Sartika Dewi bersama Ketua Pokja I, A. Tenriola. Sedangkan dari Dekranasda Sulsel hadir Sri Rubiatin Arif dan Ainun. Pada pertemuan itu Kadis Hasan Sijaya juga menghadirkan para pejabat eselon III dan IV Bidang Perpustakaan dan UPT Layanan Perpustakaan selaku pelaksana teknis kegiatan.

Menurut Kadis Hasan Sijaya, pada tahun 2020 Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel telah melakukan kerjasama dengan PKK Sulsel dalam rangka meningkatkan gerakan literasi di masyarakat, termasuk PKK telah berperan dalam pembangunan perpustakaan berbasis digital hingga sampai ke pelosok desa sebagai bagian dari upaya mencerdaskan anak bangsa dari desa.

Begitu juga dengan Dekranasda Sulsel yang telah ikut berpartisipasi langsung dalam kegiatan Fashion Show Pesona Batik Lontaraq dalam rangka Festival Aksara Lontaraq tahun 2020 yang dilaksanakan di Gedung Layanan Perpustakaan sebagai bagian dari upaya untuk melestarikan aksara dan budaya lontaraq yang merupakan warisan peradaban Sulsel.

Kerjasama tersebut akan terus dikembangkan dan ditingkatkan di tahun 2021 ini, apalagi saat ini perpustakaan sudah bertransformasi, sudah berinklusi sosial. Banyak hal yang bisa dilakukan secara bersama, termasuk kerjasama dalam bentuk kegiatan-kegiatan edukatif dalam rangka pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) masyarakat secara berkesinambungan.

Pada pertemuan dalam rangka singkronisasi program tersebut, salah satu bentuk kegiatan yang disepakati akan dikerjasamakan dan menjadi prioritas untuk segera dilaksanakan dalam waktu dekat ini adalah penerbitan dua buku, yaitu buku Kuliner UKM (produk UKM Pangan) oleh PKK Sulsel dan buku Kerajinan Nasional oleh Dekranasda Sulsel.

Menurut Vien, buku ini nantinya akan menjadi promosi produk UKM dan Kerajinan Sulsel, dan kehadiran buku ini sekaligus merupakan bentuk laporan pertanggungjawaban kepada masyarakat terhadap apa yang telah dilakukan PKK dan Dekranasda Sulsel di bawah kepemimpinan Hj. Lies F. Nurdin dalam rentang waktu lebih dari dua tahun terakhir ini.

“Buku ini akan dicetak dengan kualitas yang bagus, modern, dikemas dalam bentuk menarik, mudah dicernah, dan bisa menjadi sovenir bagi tamu-tamu kita yang dari luar daerah. Buku ini juga akan menjadi konten/koleksi di layanan perpustakaan DPK Sulsel, maupun di perpustakaan desa/kelurahan, perpustakaan lorong, perpustakaan komunitas dan taman baca masyarakat penerima manfaat replikasi mandiri transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial di Sulawesi Selatan yang pada tahun 2020 jumlahnya telah mencapai 166 titik,” ujar Hasan Sijaya.

“Buku ini akan dibagikan ke PKK dan Dekranasda kabupaten/kota se Sulsel, juga akan dibagikan ke PKK dan Dekranasda Provinsi di seluruh Indonesia,” imbuh Vien. (naz)

Leave a Reply