Diduga Terkena Serangan Jantung, Bapak Ini Ditemukan Tak Sadarkan Diri Saat Mengendarai Mobilnya

Warnasulsel.com – Sekira pukul 10.00 wita, cuaca panas mulai merayapi Jalan Rappocini Raya, Makassar, Minggu (29/7/2018). Terlihat sudah banyak kendaraan yang melintas.

Mobil putih berhenti di pinggir jalan. Tak seperti biasanya, sebab jika mobil berhenti lama, paling tidak tak mengambil paruh tiga badan jalan.

Mobil yang ditumpangi korban | Foto: Muh. Syakir Fadhli

Karena penasaran, saya dan Akhsan menepikan motor beberapa meter di depan mobil itu. Begitu pun pengendara lain di belakang kami. Rata rata yang berhenti pengendara motor dan bentor.

Mobil Toyota Agya putih bernomor polisi DD 1433 HF itu berhenti masih dengan kondisi mesin menyala. Hanya saja ada sesuatu yang ganjil terjadi. Ketika itu, setiap orang yang singgah spontan bertanya.

“Kenapa?”

“Meninggal, katanya!!” jawab yang lain.

Dua petugas polisi dari Polsek Rappocini terlihat sibuk. Keduanya mengatur kendaraan yang melintas sembari sesekali mengatur jarak masyarakat yang penasaran dan hendak mendekat ke mobil itu.

Kaca mobil terbuka. AC-nya masih dalam keadaan menyala. Sedang sopir, tertelungkup ke kursi kiri depan. Di kursi belakang, saya tidak tahu. Tampak hanya sebungkus tisu yang terletak di kursi depan, tepat di bawah leher sopir.

Dua hingga tiga menit berlalu. Yang saya temukan baru sebatas dugaan. Belum ada informasi pasti penyebab kejadian itu. Termasuk polisi yang saya tanyai, belum memberikan jawaban apa pun.

Diduga, bapak ini terkena serangan jantung. Setengah menit sebelum menepi, saya masih mendengar bahwa sang sopir masih bergerak. Akan tetapi, tak berselang lama setelah itu jawaban orang orang sudah berubah. Selain itu, ada juga yang mengira jika pemilik mobil itu adalah sopir Grab.

Saya tak tahu lagi setelahnya. Orang orang yang singgah semakin banyak. Garis polisi baru saja dipasang sesaat sebelum kami meninggalkan tempat.

Di balik kaca mobil yang setengah terbuka, saya berusaha mengambil gambar. Saya berharap bapak ini segera dikenali atau diinformasikan ke keluarganya. Bapak itu mengenakan baju lengan pendek abu abu dengan garis kuning hitam. Dia orang tua. Rambut putihnya paling tidak menandakan hal itu.

Kontributor : Muh. Syakir Fadhli, Mahasiswa Ilmu Komunikasi UIN Alauddin Makassar
Muh. Syakir Fadhli, Mahasiswa UIN Alauddin Makassar

Editor @warnasulselcom

Portal media kiwari yang menyajikan berita lebih mendalam

Recent Posts

  • Daerah
  • Peristiwa

FLP ranting UINAM gelar pelantikan, upgrading dan raker periode 2019-2020

  WARNASULSEL.com - Sebagai agenda lanjutan dari Musyawarah Ranting pada 20 Oktober 2019 lalu, Forum Lingkar Pena melaksanakan Pelantikan, Upgrading…

1 week ago
  • Daerah
  • Peristiwa

M Galang Pratama beri motivasi literasi di SD Kompleks Borong

  WARNASULSEL.com - Khusus untuk SD Negeri Borong, anak-anak diajak melakukan field trip ke beberapa tempat.     Setiap kelompok…

1 week ago
  • Daerah
  • Peristiwa

Tagana masuk sekolah di SD Kompleks Borong

    WARNASULSEL.com - Pagi itu, Kamis, 7 November 2019 ratusan anak dari SDN Borong dan SD Inpres Borong berkumpul…

1 week ago
  • Daerah
  • Peristiwa

Pertemuan perdana Fokasi IT Pelajar Makassar

      WARNASULSEL.com - Forum Komunikasi IT atau Fokasi Pelajar Makassar menggelar pertemuan perdananya, Sabtu (2/11/2019).   Kegiatan yang…

2 weeks ago
  • Peristiwa

Lomba debat ilmiah meriahkan selebrasi bulan bahasa SMAIT Nurul Fikri Makassar

    WARNASULSEL.com - Literasi Sains dikenal sebagai jenis literasi dasar yang menghadirkan banyak informasi kepada pembaca atau pendengar.  …

2 weeks ago
  • Cawah
  • Uncategorized

Street quotes ini bisa bikin kamu seketika merenung

WARNASULSEL.com-  Dikutip dari laman FB Haru D. Fold, beberapa street quotes ini bisa membuat kita sejenak merenung. Terutama banyak dari…

3 weeks ago