Connect with us

GEMA

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulsel Gelar Bimtek Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Kabupaten Maros

Published

on

Spread the love

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Sulawesi Selatan (Dispus Arsip Sulsel) kembali menggelar kegiatan Bimtek Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat di Kabupaten Maros, Selasa-Rabu (15-16/8/2023).

Kegiatan yang mengambil tema Transformasi Perpustakaan Berbasis Inklusi Sosial untuk mewujudkan masyarakat Kabupaten Maros yang Sejahtera dibuka oleh Kepala Bidang Perpustakaan Dispus Arsip Sulsel Drs. H. Andi Sangkawana, M.M.

Kegiatan yang diikuti peserta pegiat literasi, pustakawan, guru-guru dan sejumlah kelompok masyarakat lainnya ini menghadirkan narasumber Pustakawan Madya Dispus Arsip Sulsel Nilma, S.Sos., M.M dan Hasni Djabir, S.Sos., M.AP. Pegiatn Literasi Sulsel Bachtiar Adnan Kusuma

Kadispus Arsip Sulsel dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Kabid Perpustakaan Andi Sangkawana menegaskan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 18 Tahun 2020

tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 13 Tahun 2019 tentang Laporan dan Evaluasi Penyelenggaraan Pemerintah Daerah (LPPD) mengamanahkan bahwa Indikator Kinerja Kunci adalah indikator kinerja yang menggambarkan keberhasilan penyelenggaraan suatu urusan pemerintahan. Indikator Kinerja Kunci urusan Pemerintahan Bidang Perpustakaan adalah IPLM dan TGM, dengan demikian berarti Pemerintah Daerah baik Provinsi maupun Kabupaten Kota berkewajiban untuk melakukan Pengukuran IPLM dan TGM ini.

Menurutnya, Pengukuran IPLM ini bertujuan untuk mengetahui kondisi semua jenis perpustakaan baik dari aspek sebaran perpustakaan, koleksi, tenaga perpustakaan, dan anggota perpustakaan yang ada baik di tingkat kabupaten, tingkat provinsi, maupun di tingkat Nasional. Sedangkan pengukuran TGM bertujuan untuk mengetahui dampak perpustakaan maupun penyediaan bahan bacaan lainnya dalam meningkatkan kegemaran membaca masyarakat.

Ditegaskan,  berdasarkan data yang ada, IPLM Sulsel pada tahun 2021 masih tergolong sedang berada pada angka 11,91 begitu juga dengan TGM berada pada angka 63,10. Namun Pada Tahun 2022 IPLM Sulsel menduduki peringkat 3 Besar Nasional yakni pada angka 78,49 dan TGM Sulsel di peringkat 6 Nasional pada angka 67,62.

“ Hal ini perlu di maksimalkan dan dipertahankan untuk terus mendorong peningkatan IPLM dan TGM di Sulawesi Selatan, dan ini membutuhkan dukungan dari seluruh kabupaten kota yang ada. Sebab Nilai IPLM Provinsi merupakan akumulasi dari nilai IPLM yang ada di kabupaten kota sampai ke desa-desa, termasuk perpustakaan sekolah, perpustakaan perguruan tinggi dan perpustakaan khsusus. Kalau nilai IPLM dari kabupaten kota ini rendah maka secara otomatis akan berpengaruh terhadap capaian nilai IPLM di tingkat provinsi, begitu pula dengan TGM, “ paparnya.

Andi Sangkawana berharap dengan dilaksanakannya Bimtek Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Kabupaten Maros Tahun 2023, para peserta dapat lebih memahami cara mengukur nilai IPLM dan TGM.

“Saya yakin dan percaya dengan geliat pengembangan gerakan literasi dan pembudayaan kegemaran membaca yang sangat luar biasa kita lakukan, dengan memainkan seluruh instrumen yang ada baik di tingkat provinsi, kabupaten sampai kedesa-desa, semoga bisa mempertahankan dan meningkatkan NilaiIPLM dan TGM pada Tahun 2023 ini,” pungkasnya. (naz)

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *