Connect with us

Dunia

Kemenag Sulsel Gelar Pengamatan Hilal 1 Ramadhan 1443 H

Published

on

Spread the love

Kementrian Agama (Kemenag) Sulawesi Selatan (Sul-Sel) Melakukan Sidang Isbat masuknya 1 Ramdahan 1443 menuai kendala cuaca, di Puncak gedung Mall GTC, Jl Metro Tanjung Bunga, Makassar, Jumat (01/02/2022).

Kepala Bidang Urusan Agama Islam Kemenag Sulsel, Muhammad Tonang mengatakan kami dari pemerintah menunggu keputusan terkait jatuhnya 1 Ramadhan adalah menunggu hasil Sidang Isbat yang di laksanakan oleh Kemenag Republik Indonesia.

“Saat kita ini metode kedua, yaitu rukyatul hilal (pemantauan langsung). Kita tunggu nanti pukul 18.08 Wita hasil dari pemantauan hilal. Meski kondisi hari ini lagi hujan, dan juga mendung”, Katanya.

Abbas Padil selaku Ketua Badan Hisab Rukyat Provinsi Sul-Sel menyampaikan laporan pengamatan hilal di kota Makassar, bahwa sidang penentuan awal bulan Ramadhan berdasarkan posisi hilal diatas Ufuk ada dua pendapat yaitu Ujudul Hilal dan Ingkanu Rukyat.

“Pendapat pertama yaitu Wujudul Hilal dimana dasarnya adalah 0 derajat sampai 2 derajat, kemudian yang kedua Imkanur Rukyat dasarnya 3 derajat “, ucap dosen Ilmu Falak tersebut.

Lanjut dia mengatakan posisi hilal di Makassar pada saat matahari terbenam, tinggi hilal 1 derajat 45 menit, dengan lama hilal 1 jam 7 menit, karena itu di katakan bahwa hilal seperti ini bisa di katakan Wujudul diatas Ufuk.

“Hilal seperti ini tidak bisa dilihat, karena itu, Imgkanur Rukyat dengan istandar 3 derajat dikatakan bahwa 1 Ramadhan jatuh pada tanggal 03 April Hari Ahad”, Lanjutnya.

Tutupnya dia mengharpakan agar kepada masyarakat untuk tidak mempersoalkan penentuan 1 ramadhan yang pada dasarnya sama.

Penulis: Ismail H. M.

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *